BENAI(RIAUPOS.CO) -- Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby MM menyampaikan ucapan bela sungkawa mendalam atas wafatnya Edi Susanto (56), atlet pacu Jalur Cakaran Garuda Baru Atom Permata Kuantan dari Desa Koto Simandolak, yang meninggal dunia saat pacu latihan bersama, Ahad (1/6/2025) siang kemarin.
Ucapan bela sungkawa itu, disampaikan Kadis Kebudayaan Pariwisata (Budpar) Kuansing, Drs Azhar MM di dampingi Sekretaris, Ahmad Herry dan Kabid Pariwisata, Dr Andri Meiriki serta Camat Sentajo Raya, Hevi H Antoni.
Menurut Azhar, Bupati H Suhardiman Amby menyampaikan ucapan duka dan simpati atas berpulangnya Edi Susanto. "Sedianya beliau akan hadir langsung, tapi karena ada kegiatan lain, kepada kami diminta untuk hadir di pemakaman ini," ujar Azhar.
Azhar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, menyampaikan duka mendalam dan sosok Edi Susanto merupakan pahlawan budaya Kuansing.
Bupati pun sudah menginstruksikan kepadanya dan sudah di koordinasikan bersama Kades Koto Simandolak, Pikri Syofian, untuk membantu anak almarhum dan hal lainnya.
Perwakilan keluarga, Sudarmo berterimakasih atas perhatian Bupati dan Dinas Pariwisata Kuansing. "Maafkan kesalahan kemenakan kami, semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," kata Suhardiman, paman almarhum.
Ratusan pelayat terlihat hadir dipemakanan Edi Susanto. Almarhum meninggalkan satu istri dan dua orang anak. Sehari-hari almarhum di ketahui bekerja serabutan, dan mencari ikan. Semangatnya ikut berpacu hingga usia paruh baya, membuat warga Simandolak salut dan bangga.
Editor : Rinaldi