Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemkab Kuansing dan LAMR Kuansing Usulkan Tepian Narosa Masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional

Desriandi Candra • Selasa, 1 Juli 2025 | 13:49 WIB
Kadis Budpar Kuansing Drs Azhar MM, Ketua MKA LAMR Kuansing Datuk Seri Aherson bersama Ketua Pacu Jalur 2025 Werry Ramadhan Putra, bersama Asdep Kemenpar RI, Fransiskus Handoko usai beraudiensi.
Kadis Budpar Kuansing Drs Azhar MM, Ketua MKA LAMR Kuansing Datuk Seri Aherson bersama Ketua Pacu Jalur 2025 Werry Ramadhan Putra, bersama Asdep Kemenpar RI, Fransiskus Handoko usai beraudiensi.

TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Pemkab Kuansing, LAMR Kuansing dan Panitia Pacu Jalur Tradisional melakukan audiensi dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin (30/6/2025).

Mereka disambut Asisten Deputi (Asdep) Strategi Event Kemenpar RI Fransiskus Handoko di ruang rapat Kementerian Pariwisata Gedung Sapta Pesona.

Audiensi ini dilakukan bertujuan untuk mengusulkan agar Tepian Narosa masuk menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Pemkab Kuansing, LAMR Kuansing dan Panitia Pacu Jalur Tradisional 2025 berharap kawasan tepian Narosa yang tiap tahun menjadi lokasi pacu jalur bisa ditetapkan sebagai KSPN, agar penataan tepian Narosa sebagai arena pacu jalur dapat dilakukan menggunakan APBN.

Menurut Kadis Pariwisata, Drs Azhar, penataan Tepian Narosa perlu segera dilakukan. Karena jumlah penonton pacu jalur dari tahun ke tahun semakin bertambah jumlahnya. Daya dukung tangga batu dan tribun swadaya masyarakat tidak bisa menampung penonton. Selain itu, kondisi tangga batu Tepian Narosa perlu direnovasi. Namun Pemkab Kuansing selama ini terkendala anggaran dan wewenang. Wewenang perbaikan Tepian Narosa yang berada di daerah aliran sungai (DAS), menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Oleh karenanya Pemkab Kuansing mendorong Kementerian Pariwisata untuk melakukan kordinasi dengan kementerian terkait dalam menata tepian Narosa," ujar Azhar, Selasa (1/7/2025). 

Di samping itu, diskusi dengan Asdep juga mengarah kepada bagaimana kedepan tradisi budaya pacu jalur ini bisa tercatat sebagai salah satu warisan budaya dunia, yang tercatat di UNESCO, meskipun akan memakan waktu dan proses yang cukup panjang tetapi harus dimulai.

Sementara itu, Ketua MKA LAMR Kuansing, Datuk Seri Aherson, yang merupakan ketua tim percepatan penataan kawasan pacu jalur Tepian Narosa menuju kawasan strategi pariwisata nasional menyampaikan harapannya kepada kementerian pariwisata.

Menurutnya pemerintah pusat sudah semestinya menjadikan tepian Narosa menjadi KSPN. Karena festival pacu jalur merupakan festival budaya yang harus terus dilestarikan.

Salah satunya dengan meningkatkan sarana dan prasarana penyelenggaraan pacu jalur. Status KSPN ini menjadi cara agar pemerintah pusat dapat memperhatikan pelaksanaan pacu jalur.

Sementara itu, Asdep Strategi Event Kemenpar, Fransiskus Handoko memuji tradisi pacu jalur Kuansing. Menurutnya, pacu jalur memiliki keunikan yang dapat menjadi daya tarik wisatawan. Kemenpar berkomitmen untuk mendampingi Pemkab Kuansing agar tepian Narosa sebagai arena pacu jalur menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.(dac)

 

Editor : Edwar Yaman
#lamr kuansing #pemkab kuansing #kawasan strategis pariwisata nasional #tepian narosa