Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Cuaca Ekstrem Capai 32-35 Derajat Celcius: BPBD Kuansing Pantau Titik Api, Ini Hasilnya

Desriandi Candra • Selasa, 1 Juli 2025 | 18:05 WIB
Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar
Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Cuaca panas ekstrem mulai terasa di wilayah Kabupaten Kuansing. Bahkan dari pengukuran cuaca yang ada di handpone, cuaca di wilayah Kecamatan Kuantan Tengah dan Kuansing 32-35 derajat celcius.

Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar tak menampik kalau sejak akhir Juni 2025, cuaca mulai berubah masuk musim kemarau. Di mana dari perkiraan cuaca oleh BMKG Riau, Juli-Agustus 2025 sudah berganti dengan musim panas.

Dengan perubahan cuaca panas, Yulizar BPBD Kuansing berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa dan kepolisian, melakukan pantauan titik api. Syukurnya, Selasa (1/7/2025) belum ada terdeksi titik api oleh aplikasi Lancang Kuning di wilayah Kuansing.

 Baca Juga: Assoc Prof Dr Admiral SH MH Resmi Dilantik sebagai Rektor UIR, Sampaikan Hal Ini dalam Pidato Pertamanya

"Hari ini, tidak ada titik api yang terpantau," kata Yulizar menjawab Riaupos.co.

Dikatakannya, titik api sempat terpantau tiga titik di wilayah Desa Air Buluh Kecamatan Kuantan Mudik pada Sabtu (28/6/2025) siang. Syukurnya, hujan yang turun pada malam harinya membuat titik api sudah padam.

Meski hari ini tidak ditemukannya titik api, dia sudah meminta pada seluruh personel BPBD Kuansing untuk terus melakukan pemantauan di lapangan. Sebab, dengan cuaca seperti saat ini, sangat rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 Baca Juga: Wamendag Dyah Roro Esti Ajak Selandia Baru Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Perempuan melalui Perdagangan

"Dan kami akan mengirimkan iimbauan visual waspada karhutla pada kecamatan dan desa. Sebab, satu puntung rokok saja bisa menjadi penyebab kebakaran. Kalau sudah seperti itu, kita akan susah memadamkannya. Lebih baik mencegahnya," imbau Yulizar.(dac)

 

Editor : Edwar Yaman
#bpbd kuansing #BPBD Kuansing Pantau Titik Api #cuaca esktrem