Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penuhi Undangan Dua Menteri, Dika Diberi Beasiswa, Fadli Zon Janji Usulkan Pacu Jalur ke UNESCO

Redaksi • Kamis, 10 Juli 2025 | 10:30 WIB
Rayyan memperagakan gerakan Si Tukang Tari Pacu Jalur bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon didampingi Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby.
Rayyan memperagakan gerakan Si Tukang Tari Pacu Jalur bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon didampingi Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby.

KUANSING (RIAUPOS.CO) - Sejak viral di media sosial, si Tukang Tari Jalur Tuah Khogi Dubalang Ghajo Desa Pintu Gobang Kari Kacamatan Kuantan Tengah, Kuantan Singingi (Kuansing), Rayyan Arkan Dikha disibukkan dengan undangan dari berbagai pihak. Rabu (9/7), Dikha memenuhi undangan Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon dan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Widiyanti Putri Wardhana di Jakarta.

Bocah yang dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau ini mengenakan busana Melayu Kuansing lengkap dan didampingi Bupati Drs H Suhardiman Amby MM bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Drs Azhar MM. Kedatangan murid SD Negeri 013 kelas V Desa Pintu Gobang Kari ini juga ditunggu awak media cetak dan elektronik yang ingin mengabadikannya. 

Pertemuan di Gedung A Kemendikdasmen ini menghadirkan momentum menarik. Dikha memamerkan gayanya menari “aura farming” yang diikuti oleh Fadli Zon . Ia berdiri di depan Fadli Zon dan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby dan kemudian naik di atas kursi yang diibaratkan sebagai sebuah perahu atau jalur.

Ketika musik dimainkan, ia pun dengan luwes menari dengan berbagai gaya. Mengayunkan tangannya ke kanan dan ke kiri seperti di videonya yang viral. Aksi ini kemudian diikuti Fadli Zon dari belakang. Mereka berpura-pura menjadi tim dayung yang bertugas memacu jalur agar bisa berjalan dengan cepat.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian Dhika dan kepiawaiannya dalam menari di ajang pacu jalur ini, Fadli Zon memberikannya beasiswa sebesar Rp 20 juta kepada putra dari pasangan Jupriono dan Rani Ridawati itu.

Dia berharap, Dikha bisa

terus belajar dan meneruskan bakatnya dalam menari. “Jadi memang sudah punya bakatlah ya dan saya lihat memang untuk menari di atas atau di ujung perahu itu ternyata tidak mudah ya,” paparnya.

Fadli Zon juga melihat pacu jalur memang unik dan berjanji akan mengusulkan tradisi pacu jalur yang sudah berusia 122 tahun itu ke Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yakni UNESCO. “Kita akan mengusulkan pacu jalur ini ke UNESCO. Meski antre begitu banyak, tetap akan kita usulkan,” ujar Fadli Zon.

Bupati Kuansing H Suhardiman Amby menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan dari Menteri Kebudayaan. Dia berharap usulan ini suatu saat terkabulkan sehingga pacu jalur yang sekarang menjadi warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia bisa semakin dikenal dunia dan nanti akan berdampak luas dalam peningkatan ekonomi dan budaya masyarakat Kuansing.

Usai memenuhi undangan Menbud Fadli Zon, Dikha yang didampingi orang tuanya ke Kantor Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif pada sore hari. Stafsus Bupati, Roky Ramadhani yang ikut rombongan mengatakan, dalam pertemuan itu Menparekraf Widiyanti Putri Wardhana berjanji akan ikut mempromosikan tradisi pacu jalur ini.

Sementara itu, dalam pertemuan ini, Bupati Kuansing Suhardiman Amby juga mengundang Menparekraf Widiyanti untuk bisa hadir dalam Pacu Jalur di Tepian Narosa, Telukkuantan pada 20-24 Agustus 2025. ‘’Pak Bupati juga meminta dukungan pembangunan sarana dan prasarana kawasan Tepian Narosa Telukkuantan,’’ ujar Roky.

Sebelum bertemu kedua menteri ini, ibunda Dikha, Rani Ridawati yang dihubungi Riau Pos menyebutkan mereka sudah tampil di siaran TV swasta nasional dalam program Pagi-Pagi Ambyar dan Rumpi no Secret. Dia berharap apa yang dilakukannya putranya bisa mengharumkan nama Kuantan Singingi, Riau, keluarga, desanya, dan bagi putranya sendiri di masa akan datang.(dac/jpg) 

Editor : Bayu Saputra
#Dimana pacu jalur 2025 #Kapan pacu jalur 2025 #pacu jalur riau diklaim malaysia #tren pacu jalur #Jadwal pacu jalur 2025 #pacu jalur riau #Viralnya pacu jalur