Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tiga Pelajar AS Kagum dengan Pacu Jalur, Maxim McMurry Tirukan Aura Farming Rayyan Arkan Dikha: Kayuah!

Desriandi Candra • Jumat, 18 Juli 2025 | 19:58 WIB
Dosen UIN Suska Pekanbaru Siswandi, Kasat Pol PP Kuansing Riokasyter bersama tiga pelajar Amerika Serikat usai menyaksikan pacu jalur Rayon IV di Tepian Datuk Bandaro Lelo Budi,  Jumat (18/7/2025)
Dosen UIN Suska Pekanbaru Siswandi, Kasat Pol PP Kuansing Riokasyter bersama tiga pelajar Amerika Serikat usai menyaksikan pacu jalur Rayon IV di Tepian Datuk Bandaro Lelo Budi, Jumat (18/7/2025)

TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Penonton Pacu Jalur Rayon IV di Tepian Datuk Bandaro Lelo Budi Kenegerian Kari Kecamatan Kuantan Tengah, Jumat (18/7/2025) tumpah ruah. Sepanjang arena pacu jalur sekitar satu kilometer itu penuh sesak dengan ribuan penonton yang datang ingin menyaksikan iven pacu jalur.

Ribuan orang berduyun-duyun datang ke lokasi arena pacu jalur. Sehingga membuat kemacetan arus lalu lintas menuju arena perpacuan.

Dari beberapa orang yang ditanyai Riaupos.co di lokasi pacu jalur, selain mereka ingin melihat aksi Rayyan Arkan Dikha, bocah si tukang tari yang sudah viral mendunia melakukan tari Togak Luan yang lincah di atas Jalur Tuah Khogi Dubalang Ghajo asal Kenegerian Kari Desa Pintu Gobang Kecamatan Kuantan Tengah, rupanya masyarakat Kuansing juga ingin melihat aksi beberapa wisatawan asing dan youtuber yang sejak Kamis (17/7/2025) sore kemarin sudah membuat heboh masyarakat se-Kuansing di kawasan arena.

Mereka adalah Joe Hattab, youtuber asal Yordania dan rekannya si rambut kribo dari Maroko. Lalu ada tiga wisatawan muda dari Amerika Serikat (AS) yang masih berstatus sebagai seorang pelajar.

Ketiga pelajar asal AS itu adalah Maxim McMurry, Chris Mikolon, dan Micah Wolfgram. Ketiganya bahkan ikut mengiringi boat Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM ke pancang start melepas hilir pertama Pacu Jalur Rayon IV. Bahkan setelah Bupati H Suhardiman Amby sampai ke tribun finis, ketiga bule ini juga beberapa kali bolak-balik dari pancang finis ke pancang start menggunakan speedboat Satpol PP Kuansing.

Salah satu di antara mereka berdiri di ujung boad sambil menirukan gerakan aura farming-nya Rayyan Arkan Dikha.

Penonton yang melihat itu terutama dari kalangan perempuan berteriak histeris sambil melambaikan tangan. Sayang, ketiganya tidak sampai tuntas melihat pacu jalur dan langsung bertolak ke Pekanbaru untuk pulang ke negara mereka.

Ketiga pelajar asal AS ini didampingi Siswandi salah seorang dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Riau asal Kuansing.

Menurut Maxim McMurry, Chris Mikolon dan Micah Wolfgram, meski baru pertama kali datang ke Kabupaten Kuansing melihat pacu jalur, mereka merasa kagum dan tradisi pacu jalur Kuansing ini.

"Pacu jalur luar biasa, kami kagum dengan ini. Kayuah..kayuah," kata Maxim.

Mereka datang dari AS ke arena pacu jalur karena melihat dari Instagram (IG) yang mengupload aksi Rayyan Arkan Dikha yang sudah viral. Melihat aksi pacu jalur dan Dikha yang unik dan menarik, mereka datang ke Riau dan meneruskan perjalanan ke Kuansing.

Baca Juga: Ketua DPRD Kampar Tegaskan Pembahasan KUA-PPAS APBD-P 2025 Masih Berjalan Sesuai Tahapan

Ditambah dari pemandunya, Dikha sendiri akan turun bersama jalurnya. Ditanya apakah mereka akan kembali melihat iven akbar pacu jalur di Tepian Narosa Telukkuantan, Maxim belum bisa memastikan. Tetapi dia akan bercerita soal tradisi pacu jalur pada kawan-kawannya di kampus.

Sebelum menyaksikan Pacu Jalur Rayon IV, tiga pelajar Amerika Serikat (AS) ini sempat menyaksikan permainan tradisional sepak rago tinggi di Kenegerian Kopah Kecamatan Kuantan Tengah.

Melihat para wisatawan asing dari Yordania, Maroko dan Amerika Serikat, Bupati Kuansing H Suhardiman Amby pun menyambutnya.

"Ini pertanda nyata, kalau pacu jalur sudah viral dan diketahui di negara-negara belahan dunia. Sambut mereka dan perlakukan mereka dengan baik," ujarnya.

Suhardiman Amby yakin dan percaya kalau pada iven pacu jalur di Tepian Narosa Telukkuantan nanti, tanggal 20-24 Agustus 2025, para wisatawan asing, youtuber asing, duta besar negara asing, tamu-tamu negara bakal lebih banyak datang.

Meski belum diperoleh data pasti mereka yang datang, Pemkab Kuansing bersama panitia, sudah siap untuk menyambut mereka dengan baik. Menyiapkan sarana akomodasi dengan baik.

"Begitu pula dengan seluruh masyarakat Kuansing, harus memperlakukan dan menyambut para tamu yang datang ke Kuansing dengan baik," katanya.

Untuk infrastruktur jalan dari Pekanbaru ke Telukkuantan, sudah dilakukan perbaikan oleh Kementerian PU melalui perwakilannya di Pekanbaru.

"Ayok datang ke Kuansing, dan saksikan iven pacu jalur tradisional," katanya.(dac)



 

 

Editor : Edwar Yaman
#Tiga Pelajar AS Kagum dengan Pacu Jalur #Kayuah #pacu jalur rayon iv #Rayyan arkan dikha #pacu jalur #Aura Farming