TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Panitia pacu jalur tradisional tahun 2025, terus mematangkan rangkaian persiapan pelaksanaan.
Beberapa rangkaian agenda pembukaan yang disiapkan panitia, minsalnya pawai peserta pacu jalur, prosesi maelo jalur (menarik jalur) dan makan konji barayak, siap disuguhkan oleh panitia pacu jalur.
Pawai atau parade peserta pacu jalur dari seluruh kecamatan dan kabupaten yang ikut, dilakukan tepat pada hari pertama pembukaan pacu jalur. Pawai peserta jalur sudah beberapa tahun terakhir dilaksanakan sebelum perpacuan hari pertama.
Lokasinya sama, di arena pacu jalur Tepian Narosa Teluk Kuantan. Sementara prosesi maelo jalur, rencananya dilakukan pada saat pembukaan pacu jalur di area Hutan Kota Pulau Bungin Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah.
"Di seksi budaya, pawai jalur, maelo jalur dan konji barayak kita usulkan untuk di tampilkan," kata Ketua Seksi Budaya Pacu Jalur Tradisional tahun 2025, Drs Masnur MM, kemaren di Teluk Kuantan.
Pawai jalur sudah menjadi agenda rutin sebelum pacu jalur hari pertama di mulai. Sedangkan maelo jalur, memang sudah lama tidak ditampilkan. Makanya, tahun ini diusulkan kembali. Karena banyak pengunjung dari luar Kuansing akan datang.
Maelo jalur, dulu memang bagian dari rangkaian kegiatan pacu jalur. Tetapi beberapa tahun belakangan ini tidak ditampilkan. Begitu pula dengan makan konji barayak, salah satu makanan tradisional Kuansing yang sudah lama tak disuguhkan pada tamu-tamu yang datang.
"Untuk maelo jalur dan makan konji barayak, masih belum final. Masih pembahasan bersama. Tetapi pawai jalur sudah jadi agenda tetap," ujar Masnur. (dac)
Editor : M. Erizal