TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dua titik panas, Kamis (24/7/2025) sempat terpantau di wilayah Kabupaten Kuansing. Hasil deteksi dari aplikasi Lancang Kuning, dua titik panas itu berada di Desa Sungai Paku Kecamatan Singingi Hilir.
Sayangnya, sampai hari ini, Jumat (25/7/2025) BPBD Kuansing belum mengantongi secara detail luas area yang sempat terdeteksi titik panas tersebut.
Namun dari deteksi ulang per Jumat (25/7/2025), dua titik panas itu tidak lagi terpantau dan sudah padam.
"Secara detail kami belum tau berapa luasnya, dan apa yang menjadi penyebabnya. Tapi per hari ini, kami pantau dua titik panas itu tidak lagi terpantau atau sudah padam," ungkap Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar menjawab Riaupos.co.
Dua titik panas itu, diduga lahan yang terbakar. Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuansing, sejak Senin (21/7/202), Selasa (22/7/202) dan Rabu (23/7/202) diguyur hujan yang cukup lebat dan merata.
Sesuai hasil rapat siapsiaga karhutla, Ia kembali mengingatkan dan mewanti-wanti agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar saat musim kering atau panas sekarang ini.
"Jadi jangan sesekali membuka lahan dengan cara dibakar. Berbahaya dan ancaman pidana yang berat. Mudah-mudahan Kuansing tidak menjadi penyumbang asap," ungkap Yulizar.
Sejauh ini, Kuansing terbilang masih aman dari asap dan Karhutla. (dac)
Editor : M. Erizal