Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Patroli Udara Drone, Polres Kuansing dan Dit Samapta Polda Riau Masih Temukan 30 Rakit PETI Beroperasi di Cerenti

Desriandi Candra • Senin, 8 September 2025 | 09:05 WIB
Polres dan Polda Riau pantau PETI di wilayah Kecamatan Cerenti menggunakan drone. Terlihat Ahad (7/9/2025) aktivitas PETI masih berlangsung.
Polres dan Polda Riau pantau PETI di wilayah Kecamatan Cerenti menggunakan drone. Terlihat Ahad (7/9/2025) aktivitas PETI masih berlangsung.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Upaya pemberantasan penambangan emas tanpa izin (PETI) terus digencarkan. Ahad (7/9/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, Polres Kuantan Singingi bersama Direktorat Samapta Polda Riau kembali melakukan patroli udara menggunakan drone jenis Uav V-Tol di wilayah hukum Polres Kuansing dalam rangka Operasi PETI 2025.

Drone model pesawat mini itu diterbangkan dari lapangan Kampung Baru Timur, Kecamatan Cerenti. Dari hasil pemantauan udara, tim menemukan sekitar 30 rakit yang diduga melakukan aktivitas PETI masih beroperasi di aliran Sungai Kuantan wilayah Kecamatan Cerenti dan sekitarnya. Temuan ini segera menjadi bahan evaluasi untuk langkah penindakan berikutnya.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Raden Ricky Pratidiningrat SIK MH, Senin (8/9/2025) mengatakan, patroli udara ini merupakan strategi kepolisian untuk mempercepat deteksi dan penindakan terhadap aktivitas PETI.

"Dengan menggunakan drone, jangkauan pengawasan kami semakin luas. Hasil pemantauan Ahad sore menunjukkan masih adanya sekitar 30 rakit PETI yang aktif. Ini menjadi perhatian serius untuk segera ditindaklanjuti," tegas Kapolres.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghentikan kegiatan penambangan emas tanpa izin yang dapat merusak lingkungan dan mengancam keselamatan. "Kami tidak akan berhenti melakukan penegakan hukum. Masyarakat diharapkan mendukung upaya ini dengan tidak terlibat dalam aktivitas yang merugikan lingkungan dan melanggar aturan," ujarnya Raden Ricky.

Kapolres menegaskan, operasi dan patroli udara akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menutup ruang gerak pelaku PETI. Polres Kuansing bersama Polda Riau berkomitmen menjaga keamanan dan kelestarian alam Kabupaten Kuantan Singingi. Penegakan hukum akan berjalan seiring edukasi kepada masyarakat agar mencari mata pencaharian yang legal dan ramah lingkungan.

Polsek Singingi Razia PETI

Sementara itu, pada hari yang sama, Ahad (7/9/2025), jajaran Polsek Singingi melaksanakan penertiban PETI di sejumlah titik di Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi.

Penertiban itu dipimpin Kanit Reskrim Ipda Hezly Hezron Irmondo Pandjaitan SH bersama Ps Kanit Intel Aipda Eri Darmadi, Bhabinkamtibmas Aipda Devi Asnadi, Bripka Ekyboy Venalosa, Bripka Kiki Haryatmal, Brigadir M Arief, Brigadir Abdi Karta, Bripda Winter Sidabutar dan Bripda Arya Ramadinata. Penertiban ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang menginformasikan adanya aktivitas PETI di Desa Sungai Bawang, Desa Sei Sirih, Desa Sungai Kuning, dan Desa Sei Keranji.

Saat tiba di Desa Sungai Bawang, ditemukan satu unit rakit PETI yang tidak beroperasi. Kemudian di Desa Sungai Sirih menemukan satu unit rakit PETI lainnya dalam kondisi tidak beroperasi. Lalu di Desa Sungai Kuning juga ditemukan satu unit rakit PETI yang tidak beroperasi dan dimusnahkan dengan cara yang sama. Penertiban diakhiri di Desa Sei Keranji, di mana petugas mendapati satu unit rakit PETI yang tidak beroperasi dan kemudian dihancurkan serta dibakar.

Kapolsek Singingi Iptu Azhari SH menegaskan langkah tegas ini merupakan wujud komitmen Polres Kuansing dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan di wilayah hukum Polsek Singingi. Ia meminta warga untuk tidak lagi melakukan penambangan emas tanpa izin.

Editor : Rinaldi
#Cerenti #rakit peti #polres kuansing #drone