Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hore! Jalan Pedagang Kaki Lima Pasar Lumpur Ditimbun 100 Kubik Batu

Desriandi Candra • Minggu, 21 September 2025 | 17:37 WIB
Ruas jalan area pedagang kali lima Pasar Lumpur Teluk Kuantan, ditimbuni batu oleh Dinas PUPR, Ahad (21/9/2025).
Ruas jalan area pedagang kali lima Pasar Lumpur Teluk Kuantan, ditimbuni batu oleh Dinas PUPR, Ahad (21/9/2025).

TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Keluh kesah pedagang kali lima (PKL) eks Taman Jalur yang pindah ke lokasi pasar lumpur tentang jalan yang becek dan berair saat hujan seperti sekarang, mendapat respons dari Bupati Kuansing H Suhardiman Amby.

Bupati Kuansing H Suhardiman Amby langsung memerintahkan Dinas PUPR Kuansing, untuk menimbuni ruas jalan tempat PKL itu dengan batu.

Instruksi Bupati Suhardiman Amby itu langsung dijalankan Dinas PUPR Kuansing. Dinas PUPR langsung menerahkan satu unit grader, satu unit vibrator roller dan satu unit backhoe loader ditambah empat unit dump truck untuk mengangkat batu.

Batu-batu yang dibawa empat unit dump truck, langsung ratakan alat berat yang sudah stan by diokasi. Bahkan, pelaksanaan kegiatan ini langsung di awasi Kadis PUPR Ade Fahrer bersama Sekretaris Deswan Antoni di lokasi, Ahad (21/9/2025.

"Sesuai arahan pak bupati usai mendapat masukan dari hearing Komisi III DPRD Kuansing bersama pedagang, untuk tahap awal jalan ini ditimbuni batu dan langsung dirapikan dengan alat," kata Ade Fahrer dan Deswan Antoni yang ditemui di lokasi.

Menurut Deswan Antoni, ada 100 kubik batu yang ditimbun dan diratakan disepanjang ruas jalan area PKL pasar lumpur, lebih kurang 250 meter.

Langkah ini sebagai gerak cepat pemerintah dalam memberikan pelayanan pada masyarakat, terutama para pedagang yang berjualan di lokasi. Sehingga, saat hujan kondisi jalan di pasar lumpur yang menjadi tempat aktivitas berjualan pedagang tidak becek dan berair.

Sementara, disisi lain, para pedagang bergotong royong membersihkan drainase nyang dipenuhi tanah.

Ketua PKP Pasar Lumpur, Reski Fauzi yang ada di lokasi, mengapresiasi respon cepat dari pemerintah terhadap keluh kesah mereka. "Memang kalau hujan, ruas jalan yang menjadi area kami berjualan mencari nafkah, becek dan berair. Pembeli pun enggan masuk membeli kalau kondisi seperti itu," ujarnya.

Atas kondisi seperti itu, tanggal 10 September 2025 lalu, kata pria yang akrab disapa Eki ini, menyampaikan keluh kesah mereka ke DPRD. Jumat (19/9/2025) mereka pun dipanggil Komisi III DPRD Kuansing bersama dinas terkait. Dimana mereka untuk tahap awal, meminta ruas jalan sepanjang area mereka berdagang bisa diperbaiki.

"Alhamdulillah, hari ini sudah diperbaiki dengan ditimbuni batu," ujarnya.

Dia berharap, kedepan pemerintah melalui dinas terkait yakni PUPR, bisa melanjutkan dengan pengaspalan atau semenisasi. Sehingga orang yang datang akan lebih nyaman. Dan 60 PKL yang menggantungkan hidupnya berjualan di lokasi ini, bisa merasa betah dan nyaman. (dac)

Editor : M. Erizal
#Pasar lumpur #Pasar Lumpur Teluk Kuantan #bupati kuansing #taman jalur #pedagang kaki lima