Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Nilai Program Makan Bergizi Gratis Belum Maksimal, Wabup Kuansing: Kadang Ada, Kadang Tidak

Desriandi Candra • Kamis, 2 Oktober 2025 | 13:38 WIB
, H. Muklisin- Wakil Bupati Kuantan Singingi
, H. Muklisin- Wakil Bupati Kuantan Singingi

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Wakil Bupati (Wabup) Kuansing H Muklisin mengatakan program pemberian makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat sangat baik. Di mana bertujuan memberikan asupan gizi yang cukup pada anak didik dalam proses belajar mengajar.

Namun di daerah, termasuk di Kabupaten Kuansing, program MBG belum berjalan maksimal seperti yang diharapkan pemerintah. Baik pelaksanaannya maupun pemberian makan di lapangan.

"Terkadang ada, terkadang tidak. Jadi belum maksimal. Dapur penyedia pemenuhan gizi pun masih sangat minim," ungkap H Muklisin menjawab Riaupos.co, kemarin.

Dari besaran anggaran untuk pemberian makan gizi gratis per anak, dinilainya belum akan mampu untuk mencapai pemenuhan gizi anak. Di mana di setiap daerah memiliki standar yang berbeda.

Untuk murid-murid PAUD sampai murid kelas IV SD, hanya dianggarkan Rp13.000 untuk menu anak per orang. Sementara untuk murid kelas V sampai SMA sederajat, anggaran yang disediakan Rp15.000 per anak. Dari anggaran itu, tidak semua untuk penyiapan menu makan anak. Tetapi ada biaya-biaya lainnya. Sehingga untuk mencapai menu makan bergizi di wilayah Kabupaten Kuansing, dana sebesar itu tidaklah mencukupi.

"Kalau standar di Kuansing itu Rp20.000 per anak. Kalau di daerah lain mungkin ada yang lebih tinggi," ujarnya.

Karena itu, program ini harus di kaji ulang, baik anggaran maupun teknis pelaksanaan di lapangan. Program ini, kata Muklisin, sepenuhnya di laksanakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Daerah hanya memfasilitasi dan pembinaan. Minsalnya, soal data murid yang menjadi calon penerima, dan pembinaan di lapangan.

"Kalau mereka datang meminta pandangan pemerintah daerah, kita siap bantu berikan pendapat. Seperti beberapa waktu lalu tim pelaksana MBG di Kuansing meminta pendapat kami. Sementara pelaksanaan di lapangan, daerah tidak dilibatkan," ujarnya.(dac)

Editor : Edwar Yaman
#Makan Bergizi Gratis #Wabup Kuansing #Muklisin #program mbg