TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dinas Kopdagrin Kabupaten Kuansing akan mengkaji ulang penempatan pedagang kaki lima (PKL) eks Taman Jalur dan eks Pasar Atas Telukkuantan.
Para pedagang di dua lokasi itu, pindah kedua lokasi. Yakni kawasan Hutan Kota Pulau Bungin Desa Koto Taluk dan Pasar Lumpur Telukkuantan. Pasalnya, banyak keluhan para pedagang yang disampaikan pada Dinas Kopdagrin. Mulai dari lokasi yang tidak layak hingga dagangan yang tidak ada jual beli.
"Ini keluhan para pedagang pada kami. Makanya, kami akan coba mengkaji ulang dalam penempatan mereka," ungkap Kadis Kopdagrin Kuansing, Drs Masnur MM, Sabtu (25/10/2025).
Baca Juga: PCR Komitmen Cetak SDM Unggul dan Berdaya Saing Global, Kukuhkan 448 Lulusan Baru Wisuda Ke-22
Dikatakan Masnur yang baru menjabat sebagai Kadis Kopdagrin beberapa minggu ini, untuk tahap awal akan melakukan pengecekan kondisi lokasi jualan pedagang saat ini dan kondisi alternatif lokasi yang ada milik Pemkab.
"Kami akan cek dulu lokasi sekarang dan cek lokasi yang ada," ujarnya.
Usai itu, tahap selanjutnya akan disampaikan langsung pada Bupati Kuansing dan para pedagang untuk mencari solusi yang terbaik.
Baca Juga: Sikapi Tuntutan Warga Meranti, Sejumlah Unsur Duduk Bersama, PLN Janji Target Normal 10 Hari
Namun untuk saat ini, Ia menghimbau pada para pedagang tetap memanfaatkan lokasi yang ada saat ini. "Sementara lokasi ini yang ada dulu, jadi kita manfaatkan dulu," ujarnya. (dac)
Editor : Edwar Yaman