TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Dinas Perhubungan (Dishub), terhitung Jumat (7/11/2025), sudah memasang portal di ruas jalan Simpang Mangga Kelurahan Benai, Kecamatan Benai.
Untuk mengatur lalu lintas kendaraan yang lewat, Dishub Kuansing menempatkan beberapa orang personel di ruas jalan Simpang Mangga itu. Ruas jalan itu menjadi jalan utama keluar masuk beberapa perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kuansing maupun kendaraan masyarakat.
Apalagi sore hingga malam, ruas jalan ini terlihat cukup ramai truk yang keluar masuk. "Kita sudah tempatkan beberapa orang personel di simpang jalan Mangga itu. Ini untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan dan menjaga portal yang baru dipasang dari pengerusakan," kata Kadishub Kuansing, Hendri Wahyudi, Sabtu (8/11/2025).
Hendri Wahyudi mengatakan, beberapa jam setelah dipasangi portal, sekelompok masyarakat melakukan protes, mengapa ruas jalan itu dipasangi portal.
Mereka meminta ruas jalan itu untuk diperbaiki dan di aspal sambil membawa spanduk. Hendri Wahyudi menjelaskan, kebijakan pemasangan portal ini dilakukan Pemkab untuk menyelamatkan jalan kabupaten itu bertambah rusak parah.
Sebab, setiap jam, setiap hari, ada saja truk bertonase melebihi kapasitas kekuatan jalan lewat. Sementara mereka tidak mau melakukan perawatan jalannya.
Portal yang dipasang itu tingginya mencapai 2,8 meter. "Kendaraan pribadi masyarakat bahkan coldiesel yang berkapasitas 8 ton bisa lewat. Tetapi di atas itu memang tidak akan bisa lewat," ujarnya.
Terkait aspirasi sekelompok masyarakat Benai yang menginginkan ruas jalan itu di aspal, Hendri Wahyudi menyebutkan keinginan itu sama dengan keinginan Pemkab. Pemkab ingin ruas jalan itu diperbaiki oleh beberapa perusahaan yang melewatinya. Bahkan sudah pertemuan kedua belah pihak.
Namun karena belum ada realisasi hingga kini, maka ruas jalan ini diportal. "Nanti kalau sudah ada komitmen mereka untuk mengaspal atau rigit beton, kita akan buka lagi. Kalau sekarang harus kita portal agar tidak rusak parah," ujarnya.
Editor : Rinaldi