TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Perjuangan "gigih" terus dilakukan Pemkab Kuansing ke pemerintah pusat. Langkah itu, untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Kuansing.
Selain menemui anggota DPR RI Dapil Riau, H Mafirion yang sekarang duduk di Komisi XIII, Wakil Bupati Kuansing H Muklisin yang diutus Bupati H Suhardiman Amby, Jumat (14/11/2025) juga menemui Wakil Menteri (Wamen) Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, di Jakarta.
Kedatangan Wabup Muklisin didampingi Kabag Umum Setda Kuansing Deswan Antoni. Dalam pertemuan itu, Muklisin menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah eks transmigrasi yang ada di Kuansing dan sudah rusak parah.
"Pak Wamen menyambut baik apa yang kami usulkan. Di antaranya sejumlah ruas jalan di kawasan eks transmigrasi," ujar Muklisin, Sabtu (15/11/2025).
Wamen Transmigrasi Viva Yoga, berjanji akan menjadikan propsal usulan Pemkab Kuansing sebagai catatan untuk dipertimbangkan dan dibangun pada tahun mendatang.
Dijelaskan Wabup Muklisin, di antara ruas jalan yang di usulkan adalah Jalan Simpang Handoyo-Sumber Datar, Air Mas-Sungai Keranji, Sambung-Kebun Lado, Sungai Sirih-Simpang 4 Wanasari, dan Simpang 4 Wanasari-Sukamaju.
Kemudian, juga ruas jalan Sako-Trans SKP 2, Sukaraja-Girisako, Sentajo-Muara Langsat dan Simpang Handoyo-Sukamaju, dengan panjang jalan 80 kilometer dan total anggaran Rp394.950.000.000.
Semua ruas jalan itu menjadi prioritas Pemkab untuk diperjuangkan. Sehingga kondisi jalan yang saat ini rusak bisa dilakukan perbaikan melalui anggaran pemerintah pusat (APBN).
"Mudah-mudahan tahun depan bisa terlaksana," ujarnya.(dac)
Editor : Edwar Yaman