Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PKL Enggan Tempati Pasar Lumpur, Kopdagrin Siapkan Alternatif

Desriandi Candra • Kamis, 20 November 2025 | 16:27 WIB
Pedagang Kaki Lima, Kamis (20/11/2025), terlihat berjualan di trotoar eks Terminal Teluk Kuantan.
Pedagang Kaki Lima, Kamis (20/11/2025), terlihat berjualan di trotoar eks Terminal Teluk Kuantan.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Pedagang Kaki Lima (PKL) eks Taman Jalur, enggan menempati lokasi Pasar Lumpur Teluk Kuantan yang sudah disiapkan Pemkab lewat Dinas Kopdagrin.

Sekitar 60 PKL yang ada di lokasi ini, kini sudah pergi. Padahal, Dinas Kopdagrin bekerja sama dengan Dinas PUPR sudah melakukan penimbunan ruas jalan sekitar lokasi dengan batu. Ada 100 kubik batu yang diangkut Dinas PUPR untuk jalan agar para PKL nyaman. Tidak berdebu saat panas dan tidak becek saat hujan.

Pantauan Riaupos.co, para PKL ini sebagian kembali berjualan di Taman Jalur dan sebagian ada yang berjualan di trotoar terminal Pasar Lumpur dan trotoar Limuno Teluk Kuantan.

Kondisi ini diakui oleh Kadis Kopdagrin Kuansing, Drs Masnur MM. "Iya, para pedagang kaki lima sudah meninggalkan lokasi Pasar Lumpur yang kita siapkan," ungkap Masnur menjawab Riaupos.co, Kamis (20/11/2025).

Masnur mengatakan, menyikapi kondisi ini, Dinas Kopdagrin kini tengah menyusun draf surat bupati untuk penataan pedagang. Draf itu akan dibahas bersama dengan dinas terkait lainnya.

Masnur menegaskan, pemerihtah tetap akan melakukan penataan pedagang. Untuk trotoar lapangan Limuno Teluk Kuantan, tetap akan dibersihkan dari PKL. Dimana Lapangan Limuno menjadi pusat kegiatan pemerintah dalam berbagai momen, sehingga tidak elok kalau masih ada PKL di lokasi itu.

Begitu pula dengan trotoar di Terminal Pasar Lumpur, kemungkinan akan ditertibkan dari pedagang. Para PKL yang pindah ini beralasan, mereka tidak berjual beli dengan lokasi sekarang. Makanya mereka pindah ke Taman Jalur dan sekitar trotoar jalan Limuno Teluk Kuantan maupun trotoar Pasar Lumpur.

Dalam draf opsi yang disusun Dinas Kopdagrin, para pedagang boleh berjualan dengan catatan mengikuti syarat yang ditetapkan pemerintah. Seperti, gerobak dagangan tidak ditinggalkan di lokasi. Tetapi wajib mereka bawa pulang setelah berjualan malam harinya. Makanya, di lokasi ini dianjurkan pedagang dengan gerobak dorong.

Kedua, mengalihkan para pedagang ke area Pasar Rakyat Teluk Kuantan, di bagian luar atau trotoar. Mengingat di lokasi ini, tidak terlalu padat kendaraan umum. "Tapi ini baru draf. Nantinya akan dibahas bersama OPD terkait dan pak bupati," ujarnya.

Masnur mengatakan, di satu sisi pedagang perlu pendapatan untuk ekonomi mereka. Tetapi di sisi lain, mereka harus ditata dan tidak boleh semua ruas jalan di Kota Teluk Kuantan menjadi lokasi dagangan. Sebab, itu menimbulkan ketidak nyamanan dan kota yang tidak tertata. Pemerintah lewat Dinas Kopdagrin, hadir melakukan penataan itu.

Editor : Rinaldi
#pkl #Pasar lumpur #kopdagrin kuansing