TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) -- Bulog Cabang Rengat yang membawahi wilayah Kabupaten Kuansing, hingga hari ini sudah menyalurkan 16.212 warga penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Kuansing dari total peruntukan 21.124 orang PBP.
Bulog Rengat menargetkan, sisa penyaluran untuk 4.912 orang PBP akan tuntas di Desember 2025 ini. "Kami menargetkan, sisa penyaluran sebanyak 4.912 orang PBP itu tuntas di Desember mendatang. Insya Allah," kata Pemimpin Cabang Bulog Rengat, Ryanel Ismansyah, Senin (24/11/2025).
Ryanel menjelaskan, penyaluran PBP di wilayah Kabupaten Kuansing, sudah mulai disalurkan tim Bulog ke penerima pekan kemarin. Penyaluran itu dilakukan dengan cara mengumpulkan para penerima bantuan di satu tempat. "Bisa di Kantor Camat dan bisa dilakukan di kantor desa yang berdekatan warga dari desa lain penerima. Karena terkadang hanya ada 10 orang penerima di desa. Jadi kita kumpulkan di satu titik," ujarnya.
Penyaluran ini, kata Ryanel, dipantau langsung secara online oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas). "Semua petugas yang kami tunjuk di desa menggunakan aplikasi Badan Pangan yang sudah tersistem dengan baik. Ada foto realtime, ada google-mapnya dan ada foto mereka dengan beras bantuannya. Jadi langsung terpantau," kata Ryanel.
Ini merupakan program nasional yang langsung diinstruksikan Presiden H Prabowo Subianto pada Badan Pangan Nasional (Bapanas) ke seluruh Indonesia.
PBP yang akan disalurkan kali ini, adalah periode Oktober-November 2025 atau periode kedua di tahun 2025. Sebab, sebelumnya program yang sama sudah disalurkan untuk periode Juni-Juli 2025. "Jadi ini adalah program nasional lewat Bapanas untuk disalurkan ke daerah-daerah," ujar Ryanel Ismansyah.
Angka 21.124 orang PBP (penerima bantuan pangan) pada periode Oktober-November 2025 ini, merupakan data DTSEN yang didapat dari Kementerian Sosial. Bulog hanya sebagai penyedia barangnya.
Dibanding periode Juni-Juli 2025 yang jumlahnya 20.502, diperiode Oktober-November, ada kenaikan. Namun untuk jenis bantuan pangan yang diserahkan, masih sama. Yakni beras yang 10 kg dan minyak goreng 2 liter.
"Tetapi karena langsung disalurkan dua bulan, maka masing-masing penerima bantuan mendapatkan, beras 20 kg dan minyak goreng empat liter. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dan membantu masyarakat," ujar Ryanel.
Editor : Rinaldi