TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni, berjanji akan menindaklanjuti berbagai persoalan kehutanan yang belum tuntas dan muncul di Kabupaten Kuansing. Salah satunya adalah soal kasus perambahan kawasan hutan lindung Bukit Betabuh di Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing. Di mana sekarang, kawasan hutan lindung ini sudah banyak di rambah, di tebangi secara liat dan alih fungsi menjadi perkebunan.
Padahal, hutan lindung Bukit Betabuh Kuansing, termasuk yang banyak memiliki kekayaan hayati. Para pelaku mencuri kayu dan merambah dengan cara masuk dari perbatasan Riau-Sumbar.
"Soal hutan lindung Bukit Betabuh ini nanti akan kita tindaklanjuti. Saya belum tau secara pasti detailnya, tapi nanti akan saya lihat dan tim tindaklanjuti," ujar Menhut Raja Juli Antoni saat kunjungan kerjanya menyerahkan SK Perhutanan Sosial Rimbo Larangan Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Jumat (28/11/2025).
Menteri kabinet asal Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing itu mengatakan, tidak hanya soal hutan lindung Bukit Betabuh tetapi semua persoalan kehutanan yang terjadi akan diselesaikan secara bertahap.
Raja Juli Antoni mengatakan, sekarang banyak terjadi persoalan kehutanan yang menyebabkan konflik masyarakat. Memang, dulu penetapan peta kawasan banyak dilakukan "diatas meja" saja tanpa melihat kondisi ril di tengah masyarakat.
Hutan memiliki peran yang amat penting. Apalagi sekarang ini di wilayah Sumatera banyak terjadi bencana. Mulai Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat.
"Ini salah satu dampak kita lalai menjaga hutan. Pembangunan kesejahteraan itu penting, tetapi ekologis juga penting," ujarnya.(dac)
Editor : Edwar Yaman