TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Menyikapi fenomena cuaca ekstrem, terutama curah hujan tinggi sebagaimana yang di rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang mungkin terjadi beberapa waktu mendatang, Pemkab bersama Polres dan stakeholders, menggelar rapat terbatas.
Rapat terbatas di ruang rapat Wakapolres Kuansing, Sabtu (29/11/2025), dipimpin Kapolres AKBP Raden Ricky dan Wakapolres, Kompol Novaldi, Asisten II Setda Kuansing Drs Napisman, Kalaksa BPBD H Yulizar, Kasatpol PP Riokasyter dan Kadishub Hendri Wahyudi.
Rapat itu membahas langkah-langkah antisipasi perubahan cuaca ekstrim, curah hujan yang tinggi dan dapat menyebabkan banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Kuansing.
Rencananya, Ahad (30/11/2025), akan dilakukan apel gabungan penanganan bencana di kawasan Taman Jalur Teluk Kuantan. "Di apel gabungan, akan digelar peralatan penanggulangan bencana. Tenda, mobil, peralatan damkar dan rubber boat, tambang, cangkul, tali, sapu dan lainnya," kata Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar usai pertemuan.
Tim kesehatan, kata Yulizar, menyiapkan ambulan dan peralatannya. Anggota Satpol PP diminta siap di bagian hulu-tengah-hilir, wilayah Kuansing guna memantau perkembangan debit air sungai.
Lalu, akan dilakukan pengecekan pos terpadu di kantor BPBD. Dinas Kesehatan menyiapkan dua tim. Setelah apel gabungan, juga akan dilaksanakan gotong royong di sekitar Sungai Batang Kuantan dan sekitar saluran air dalam Kota Teluk Kuantan. "Demikian sejumlah opsi yang akan di laksanakan dalam waktu cepat," kata Yulizar.
Editor : Rinaldi