TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertambah di Kabupaten Kuansing. Kali ini, SPPG yang diresmikan langsung oleh Bupati Kuansing H Suhardiman Amby itu bernama Srikandi Merah Putih yang dikelola Yayasan Mutiara Inshani Indonesia, berlokasi di Desa Petai, Kecamatan Singingi Hilir.
SPPG Srikandi Merah Putih yang dibawah naungan Yayasan Mutiara Inshani Indonesia, didirikan oleh Ade Hartati MPd, yang pernah menjadi anggota DPRD Riau.
Ade Hartati menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan penuh Pemkab Kuansing dalam peresmian SPPG Srikandi Merah Putih.
SPPG yang di bawah naungan yayasannya, berkomitmen untuk menjalankan program MBG secara berkelanjutan demi meningkatkan kualitas gizi anak-anak serta mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi.
Pemkab Kuansing sendiri juga berkomitmen dalam mendukung penuh program nasional, khususnya peningkatan gizi masyarakat dan pemenuhan kebutuhan nutrisi anak-anak usia sekolah.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis nasional yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto, dan sangat relevan dengan upaya pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
“Program MBG ini bukan hanya soal pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” kata Bupati Suhardiman Amby.
Selain manfaat kesehatan, Suhardiman Amby menekankan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari program tersebut. Ia mendorong agar seluruh kebutuhan bahan pangan dapur MBG dipenuhi dari hasil produksi masyarakat setempat.
“Kita harapkan bahan pokok untuk dapur MBG berasal dari petani dan pelaku usaha lokal. Dengan begitu, roda perekonomian masyarakat ikut bergerak dan manfaat program ini dirasakan secara langsung,” ujarnya.
Suhardiman Amby pun mengapresiasi Yayasan Mutiara Inshani Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung program nasional tersebut. Ia berharap 23 dapur MBG yang saat ini masih dalam tahap persiapan dapat segera diselesaikan dan beroperasi secara optimal di seluruh wilayah Kuansing.(dac)
Editor : Edwar Yaman