TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Apa saja yang akan dibangun di eks PT Ludin atau Lapangan Taman Jalur hingga eks Pasar Bawah Telukkuantan, masih belum banyak diketahui masyarakat Kuansing. Tetapi satu per satu mulai mencuat ke permukaan pascakios Pasar Bawah Telukkuantan dibongkar Pemkab meski para pemilik kios keberatan.
Pemkab rupanya sudah punya planning pemanfaatan kawasan itu yang akan dibangun secara bertahap. Kawasan yang berada di Jalan Sudirman Telukkuantan dan menjadi pusat ibu kota Kuansing, mulai di tahun 2026 ini akan dilakukan penataan. Makanya selain pembongkaran kios Pasar Bawah, Pemkab Kuansing juga merelokasi pedagang yang ada disana hingga di Taman Jalur ke lokasi Pasar Rakyat, Pasar Modern atau lokasi lainnya.
Bupati Kuansing H Suhardiman Amby kembali menegaskan, mulai tahun 2026 Pemkab akan melakukan penataan wajah kota Teluk Kuantan. "Mulai 2026, kita lakukan penataan wajah kota Teluk Kuantan," kata Suhardiman Amby pada Riaupos.co, Sabtu (24/1/2026).
Kawasan ini, lanjut Suhardiman Amby juga menjadi pusat peradaban tradisi dan budaya pacu jalur setiap tahun. Dimana puluhan ribu orang berbondong-bonding datang saat iven pacu jalur. Karena itu, sebagai tuan rumah Pemkab ingin menyiapkan area pendukung pacu jalur itu lebih baik.
Dalam agenda paling dekat ini, lokasi lapangan Taman Jalur hingga eks Pasar Bawah Telukkuantan akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan MTQ Riau. Di mana Kuansing akan menjadi tuan rumah.
Beberapa sarana MTQ yang segera dibangun itu adalah Astaqa Utama MTQ yang harus sudah tuntas selambat-lambatnya Mei 2026.
Kebijakan pembongkaran itu, sudah lama disampaikan sejak September 2025 lalu. Sehingga Januari 2026 menyikapi iven dan plan yang sudah disiapkan, dilakukan eksekusi.
Kemudian di tahap selanjutnya, pada tahun 2027, Pemkab berencana membangun tugu Tali Tigo Sapilin Tungku Tigo Sajorangan. Menjadi simbol bahwa keterlibatan ninik mamak, alim ulama dan cerdik pandai dalam pelaksanaan pembangunan Kuansing.
"Ini kita rencanakan dibangun tahun depan, 2027," kata Suhardiman Amby.
Gambar dan posisi tugu Tali Tigo Sapilin Tungku Tigo Sajorangan itu, masih disiapkan.Tetapi yang jelas berada di kawasan Taman Jalur Teluk Kuantan.
Selain itu, Tepian Narosa-Kawasan hutan Pulau Bungin juga bakan di tata untuk menumbukan ekonomi produktif. "Nah ini, juga sedang kita kaji konsepnya. Namun yang jelas, Pulau Bungin hingga Taman Jalur akan ditata bertahap," papar Suhardiman Amby.
Baca Juga: Bek Kiri Liverpool Andy Robertson dalam Pembicaraan Transfer ke Tottenham
Dengan penataan ini, ia berharap orang yang datang ke Teluk Kuantan merasa nyaman. Selain itu akan berdampak pada ekonomi produktif masyarakat tempatan dan pendapatan daerah. Ia pun mengajak masyarakat mendukung program-program yang disiapkan dan dirancang pemerintah daerah.(dac)
Editor : Edwar Yaman