BENAI (RIAUPOS.CO) - Di halaman SMKN 1 Sentajo Raya, Jumat (30/1) pagi ada suasana yang berbeda. Di tengah hamparan kebun sawit, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) merayakan ulang tahun pertamanya dengan satu pesan kuat. Pengelolaan sawit masa depan harus lebih adil, lebih hijau, dan lebih dekat dengan masyarakat.
Perayaan HUT pertama ini digelar di kawasan operasional perusahaan di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Pemotongan nasi tumpeng menjadi simbol kalau PT Agrinas Palma Nusantara sudah berusia satu tahun. Selain itu, ada juga suguhan tarian Sembah Cerano, tarian Tor-Tor dan tarian Aura Farming yang mengundang semaraknya ulang tahun perusahaan plat merah di tanah Kuantan Singingi.
Hadir dalam kesempatan tersebut Head Regional Sumatera PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Mayjen TNI (Purn) Djoko Handoko SE MM, General Manager Wilayah Distrik IV Brigjen TNI (Purn) Carlan Effendy, Asisten I Setda Kuansing dr Fahdiansyah SpOg, Ketua DPRD Kuantan Singingi H Juprizal SE MSi, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, aparat keamanan, karyawan, pelajar, hingga warga sekitar kebun.
Mayjen TNI (Purn) Djoko Handoko, menekankan bahwa sawit berkelanjutan tidak bisa lagi dimaknai semata-mata sebagai capaian produksi. ”Dalam upaya menyatukan produktivitas, tanggung jawab bisnis, dan keberpihakan sosial, baik hari ini maupun di masa depan, kami meyakini bahwa sawit berkelanjutan bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang nilai, lingkungan yang dilindungi, serta masyarakat yang dipercayakan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, perusahaan ini lahir dari amanah negara sejak 16 Januari 2025 lalu. Dalam setahun perjalanannya, Agrinas Palma Nusantara mengelola sekitar 1,7 juta hektare kebun sawit di berbagai wilayah strategis Indonesia. Skala besar ini menuntut tata kelola yang rapi dan bertanggung jawab.
Perusahaan menegaskan komitmennya pada Good Corporate Governance (GCG), penguatan sumber daya manusia, penyempurnaan standar operasional prosedur, serta profesionalisme kerja yang konsisten dan berkelanjutan.
Kesadaran atas kompleksitas sosial mendorong perusahaan menyiapkan Tim Harmonisasi Pengelolaan Agrinas Palma Nusantara yang akan melibatkan unsur forkopimda dan perwakilan masyarakat. Tim ini diharapkan menjadi ruang dialog dan solusi atas berbagai persoalan di lapangan.
Perayaan ulang tahun tidak berhenti pada pidato dan seremoni. Rangkaian kegiatan sosial menjadi wujud nyata keberpihakan kepada warga sekitar. Agrinas Palma Nusantara menyerahkan santunan bagi 100 anak yatim piatu, penanaman 1000 pohon di Distrik III dan IV, pasar murah dengan 1.000 paket sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, serta sunat massal bagi 100 anak.
Mewakili Bupati Kuantan Singingi, dr Fahdiansyah SpOg, menyampaikan harapan besar pemerintah daerah. Ia mengakui sejarah panjang sawit di Kuantan Singingi penuh dinamika. Karena itu, kehadiran Agrinas Palma Nusantara dipandang sebagai kesempatan untuk memulai babak baru.
”Kehadiran Agrinas Palma Nusantara diharapkan menjadi kebangkitan kembali mimpi dan harapan anak negeri terhadap pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang adil, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah daerah menekankan bahwa program CSR bukan pelengkap. Melainkan kebutuhan nyata masyarakat yang harus dirancang dan dikawal bersama demi kesejahteraan rakyat.
Nada harapan serupa juga datang dari lembaga legislatif daerah. Ketua DPRD Kuantan Singingi Juprizal menempatkan Agrinas sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Kuansing.
”Atas nama DPRD Kuantan Singingi, kami mengucapkan selamat ulang tahun pertama kepada Agrinas Palma Nusantara. Kami berharap perusahaan ini benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.(dac/ifr)
Editor : Bayu Saputra