TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Menjelang atau menyambut bulan suci Ramadan, tradisi mandi balimau kembali akan dilaksanakan. Pemkab merencanakan pelaksanaan tradisi itu di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi. Rencana itu diungkapkan Kepala Dinas Budpar Kuansing, Ir Emmerson, Sabtu (7/2/2026) kemaren di Telukkuantan.
"Memang benar, tahun ini agenda mandi balimau kembali kita laksanakan bila di ada aral melintang. Lokasinya, di Muara Lembu," kata Emmerson.
Meski Muara Lembu direncanakan menjadi pusat dari kegiatan mandi balimau itu, Emmerson menyebutkan belum final. Mereka dalam waktu ini akan meninjau lokasi mandi balimau di Kelurahan Muara Lembu.
"Lokasinya akan kita cek dulu. Layak atau tidak," ujarnya.
Mandi balimau, memang menjadi salah satu tradisi menyambut bulan suci Ramadan di Kuansing. Di mana Muara Lembu menjadi lokasi tetap puncak mandi balimau di Kabupaten Kuansing.
Selain Sungai Singingi di Kelurahan Muara Lembu yang menjadi lokasi pusat mandi balimau, masyarakat Kuansing biasanya juga memanfaatkan potensi objek wisata alam di Kuansing yang ada.
Misalnya, air terjun tujuh tingkat Guruh Gemukan di Desa Kasang Kecamatan Kuantan Mudik, sungai Cengar di Kuantan Mudik, Danau Biru di Desa Pantai Kuantan Mudik, arum jeram di Desa Kelelawar Kecamatan Hulu Kuantan, pemandian air panas Desa Sungai Pinang Hulu Kuantan, bahkan dan beberapa potensi lainnya. Kondisi ini bagian dari mempromosikan potensi objek wisata Kuansing yang ada.(dac)
Baca Juga: Cole Palmer Pecahkan Rekor Hattrick sepanjang Masa Chelsea, Melampaui para Legenda
Editor : Edwar Yaman