TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, adalah langkah yang dilakukan pemerintah daerah untuk menjaring aspirasi masyarakat. Kamis (12/2/2026), 14 kecamatan di Kuansing melaksanakan Musrenbang RKPD secara serentak di masing-masing kecamatan.
Musrenbang tingkat kecamatan ini sebelumnya telah dibuka secara resmi oleh Bupati Kuansing, H Suhardiman Amby bersamaan membuka Musrenbang RKPD tahun 2027 Kecamatan Kuantan Tengah, Rabu (11/2/2026) di Gedung Abdul Rauf.
Bupati Suhardiman Amby secara tegas meminta seluruh pejabat yang ditugaskan di masing-masing kecamatan untuk menyampaikan laporan secara detail dan komprehensif.
"Saya minta pejabat yang ditugaskan ke seluruh kecamatan menyampaikan laporan detail, agar tidak ada aspirasi masyarakat yang tercecer. Dan saya akan lihat mana kecamatan yang serius dan mana yang abai dalam pelaksanaan Musrenbang ini," tegas Bupati, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi menjadi momentum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027.
Sejumlah kepala OPD pun ditugaskan menyebar ke berbagai kecamatan guna memastikan proses berjalan optimal dan partisipatif. Misalnya saja, Kadis Kominfos Kuansing H Doni Aprialdi SH MH ditugaskan bertindak sebagai koordinator di Kecamatan Kuantan Hilir.
Kemudian Kepala Bappeda Litbang Kuansing, Hendra Roza SSi melaksanakan tugas di Kecamatan Inuman. Kadis Kopdagrin Drs Masnur MM bertugas di Kecamatan Benai.
Hampir seluruh kecamatan menunjukkan antusiasme tinggi dalam pelaksanaan Musrenbang, meskipun kondisi defisit anggaran turut dirasakan hampir di seluruh daerah di Indonesia.
Kepala Bappeda Litbang Kuansing, Hendra Roza mengatakan, pola sebaran kepala OPD ke kecamatan bertujuan agar pembahasan usulan pembangunan lebih fokus, terarah, dan sesuai kebutuhan riil masyarakat.
"Musrenbang RKPD ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi forum strategis untuk memastikan setiap usulan benar-benar berbasis kebutuhan dan sejalan dengan visi pembangunan daerah tahun 2026," ujarnya.
Hendra Roza berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam forum tersebut, sehingga perencanaan yang dihasilkan benar-benar berkualitas, terukur, serta berdampak langsung terhadap peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kuansing.
Editor : Rinaldi