Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Warga Keluhkan Sampah yang Berserakkan di Pasar Lubuk Jambi, DLH Sebut Terkendala Armada

Desriandi Candra • Rabu, 4 Maret 2026 | 17:20 WIB

Tumpukan sampah berserakkan di Pasar Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik.
Tumpukan sampah berserakkan di Pasar Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Bau tidak sedap dan pemandangan yang tidak nyaman, tercium dan nampak di Pasar Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik.

Pasalnya, sampah-sampah terlihat berserakkan. Baik di area pasar maupun di tempat pembuangan sampah. Tak ada petugas keberhasilan dan mobil pengangkut sampah yang terlihat membersihkan sampah-sampah itu sejak hari pasar Lubuk Jambi, Ahad (1/3/2026) sampai hari ini, Rabu (4/3/2026).

Sehingga bau tak sedap menganggu masyarakat ketika melintasi area pasar. "Di mana-mana sampah. Tak ada petugas kebersihan dan mobil pengangkut sampah yang turun. Bayangkan sudah empat hari dibiarkan. Seperti tidak peduli," ungkap Eki salah seorang warga Lubuk Jambi.

Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing yang membidangi soal kebersihan, segera menurunkan petugas dan armadanya ke Pasar Lubuk Jambi. "Jangan dibiarkan terlalu lama. Kalau lama, makin menyengat baunya. Apalagi ini bulan Ramadan, orang banyak berjualan dan belanja takjil," ujarnya.

Camat Kuantan Mudik Januarisman yang dikonfirmasi Riaupos.co mengatakan sudah menyampaikan itu ke DLH Kuansing. Namun sampai sekarang belum ada yang turun. Sementara pemerintah kecamatan tidak memiliki armada angkutan sampah dan petugas kebersihan. "Ini kewenangan Dinas DLH, kami tidak punya petugas dan armada," kata Januarisman.

Menyikapi itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing, Delis Martoni tak menapik kalau sejak hari Ahad (1/3/2026) kemaren, mereka belum bisa mengangkut sampah-sampah di Pasar Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik itu. Pasalnya, satu unit coldiesel yang rute Pasar Lubuk Jambi sedang mengalami kerusakan.

"Truk coldiesel milik kita yang rute Lubuk Jambi rusak. Makanya kita perbaiki dulu. Setelah selesai, langsung kami turun ke Pasar Lubuk Jambi," kata Delis Martoni.

Sementara mobil coldiesel yang dimiliki DLH Kuansing terbatas dan sudah ada rute pengangkutan sampah di area lain. "Kalau kami alihkan truk rute lain, nanti juga akan menganggu rute pengangkutan sampah lainnya. Makanya truk yang rusak ini kita perbaiki dulu," paparnya lagi.

Biasanya, DLH Kuansing rutin melakukan pengangkutan sampah di Pasar Lubuk Jambi usai hari pasar. Sampah-sampah itu kemudian dibawa ke TPA yang ada di Teluk Kuantan. Dan biasanya, sampai tiga hari bolak balik, karena di kecamatan tidak ada TPA sampah. Delis berjanji segera mencari solusi lain untuk mengatasi tumpukan sampah di Pasar Lubuk Jambi.

Editor : Rinaldi
#truk pengangkut sampah #pasar lubuk jambi #sampah menumpuk