TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Dinas Kopdagrin Kuansing bersama Badan Pangan Nasioanal (Bapanas), Bulog Cabang Rengat, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Ketahanan Pangan serta Polres Kuansing, Rabu (11/3/2026) melakukan sidak harga jual komoditi sembako.
Tim mensasar Pasar Modern Tradisional Kuansing, serta beberapa toko grosir di Teluk Kuantan. Di sidak itu, tim gabungan menemukan minyakkita yang dijual di atas HET (harga eceran tertinggi), yakni Rp18.000 per liter. Sementara HET minyakkita Rp15.700 per liter.
Menurut pengakuan pedagang di Pasar Modern Tradisional itu, ia membelinya dari distributor Pekanbaru. Atas temuan itu, pedagang bersangkutan langsung diberikan surat peringatan.
"Ke depan, dianjurkan untuk mereka membeli ke Bulog. Teguran langsung dikeluarkan oleh Badan Pangan Nasioanal (Bapanas) disaksikan oleh Dinas Kopdagrin dan Dinas Pertanian Kuansing," kata Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing, Drs Masnur MM, Kamis (12/3/2026).
Secara keseluruhan harga-harga sembako masih relatif aman. Beras, gula, daging, telur, sayur-sayuran dan cabai relatif masih stabil. Untuk komoditi cabai dan sayur-sayuran bila harga nanti naik terlalu tinggi, maka Pemprov Riau lewat Dinas Kopdagrin Riau akan melakukan penetrasi pasar dengan mendatangkan komoditi dari luar Riau.
Sementara untuk beras, harga dan pasokan, Bulog Cabang Rengat menyebutkan stok aman hingga beberapa bulan kedepan dan siap dilakukan operasi pasar bila dibutuhkan.
Editor : Rinaldi