TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Kabut asat tipis terlihat jelas menyelimuti Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing.
Pemandangan ini terlihat jelas Jumat (13/3/2026) pagi hingga siang ini. Meski wilayah Kota Teluk Kuantan sempat disirami hujan gerimis, tetapi itu tidak berpengaruh pada asap yang menyelimuti kota jalur ini.
Meski belum membahayakan, namun ini menjadi warning akan bahaya Karhutla bila terjadi terlalu lama dan luas.
Menurut Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Koko Mahyudi, asap yang menyelimuti wilayah Teluk Kuantan dan Kuansing umumnya adalah akibat asap kiriman dari kabupaten tetangga, Pelalawan.
"Kalau kami pantau, ini asap kiriman dari Pelalawan. Pelalawan dan Kuansing saling berdampingan," ujar Koko.
Menurut data pantauan satelit, di Kabupaten Pelalawan ada terjadi Karhutla sebanyak 90 titik. Akibatnya, asap Karhutla dibawa angin hingga ke Kabupaten Kuansing.
Kuansing sendiri beberapa pekan ini, aman dari titik hotspot. Baru pada hari ini, Jumat (13/3/2026) ada kebakaran lahan kebun sawit tua di Desa Sungai Langsat Kecamatan Pangean beberapa hektar.
"Kebakaran lahan sawit tua di Sungai Langsat masih berlangsung. Tim BPBD dan personel lainnya masih di lokasi memadamkan api. Berapa luas lahan yang terbakar, kami masih menunggu informasi personel di lapangan," ujar Koko.
Meski diselimuti asap titip, Koko menyebutkan masih belum menganggu jarak pandang kendaraan dan kesehatan. Namun bila setiap hari asap kiriman bertambah tebal, ini akan mengganggu aktivitas masyarakat. (dac)
Editor : M. Erizal