TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Kabupaten Kuansing akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ Riau yang akan digelar 26 Juni 2026 mendatang.
Meski masih tersisa tiga bulan ke depan, hotel dan wisma yang ada di Teluk Kuantan sudah penuh duluan. Peserta kafilah dari Kabupaten/kota di Riau, rupanya mencari dan melakukan pemesanan kamar di hotel dan wisma yang ada.
Bahkan jumlah kamar hotel dan wisma yang ada di Teluk Kuantan tidak mampu menampung ribuan peserta yang datang. Makanya, sebagian kafilah tengah mencari homestay atau rumah penduduk yang bisa disewakan.
Ini diungkapkan langsung Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM menjawab Riaupos.co, Selasa (31/3/2026). "Hotel dan wisma yang ada di Ibu kota Teluk Kuantan sudah penuh dipesan Kabupaten/kota," kata Suhardiman Amby.
Menurutnya, dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan, berdampak pada tingkat hunian hotel dan wisma serta homestay yang ada.
Karena itu, Suhardiman Amby mengingatkan agar pemilik dan pengelola hotel, wisma dan homestay juga tidak lupa dengan kewajibannya pada daerah. Membayar retribusi daerah sesuai besaran yang ada dalam Perda Kuansing.
"Kita bersyukur pengusaha hotel, wisma dan homestay bisa meningkat pendapatannya dengan kita sebagai tuan rumah MTQ Riau. Tapi jangan lupa, bayar kewajibannya kepada daerah," ujar Suhardiman Amby.
Untuk pembangunan Astaqa Utama MTQ Riau di kawasan eks Pasar Bawah Teluk Kuantan, lanjut Suhardiman Amby, lelangnya sudah selesai. Maka ditargetkan pembangunan fisik Astaqa Utama itu bisa dimulai awal April 2026.
Sehingga pekerjaannya yang ditargetkan rampung dalam 60 hari kerja bisa terkejar dan berjalan dengan hasil maksimal.
Suhardiman Amby pun meminta seluruh lapisan masyarakat Kuansing memberikan dukungan Kuansing sebagai tuan rumah MTQ. Ia berharap Kuansing bisa meraih sukses prestasi dan sebagai tuan rumah penyelenggaraan. (dac)
Editor : M. Erizal