TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Hari ini, Senin (6/4/2026), Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) memulai Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang pendidikan SMP/MTs secara serentak.
Di Kabupaten Kuansing, ada sebanyak 4.058 siswa/siswi yang mengikuti TKA dari 80 SMP/MTs di Kuansing. Terdiri dari 1.981 orang laki-laki dan sebanyak 2.077 orang siswa perempuan.
"Benar, hari ini hari pertama dimulainya TKA untuk SMP/MTs," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing, H Herizon SPd SD MM didampingi Sekretaris Disdikpora Zulmaswan SPd MM.
Baca Juga: Tunggal Putra Bidik Medali pada Kejuaraan Asia
Menurutnya, kebijakan TKA adalah asesmen nasional yang diterapkan oleh Kemendikdasmen sesuai dengan Permendikdasmen RI nomor 9 tahun 2025 untuk mengukur capaian akademik secara objektif menggantikan ujian nasional (UN).
Selain itu menjadi validator rapor siswa, pengukur kapasitas akademik, penentu mutu pendidikan, menjadi evaluasi pembelajaran serta bersifat sukarela atau tidak wajib.
TKA SMP/MTs terdiri dari empat gelombang dengan dua mata pelajaran yang di tes, yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia dan mata pelajaran Matematika.
Baca Juga: Pernah Kalah dan Menang dengan Allegri Musim Ini, Conte Hadapi Pengusung Anti-Conte
Gelombang pertama berlangsung dua hari, yakni Senin-Selasa (6-7 April 2026). Gelombang Kedua, Rabu-Kamis (8-9 April 2026). Gelombang Ketiga, Senin -Selasa (13-14 April 2026) dan gelombang ke empat, Rabu-Kamis (25-16 April 2026).
Pada hari pertama tes, materi yang diberikan soal materi latihan 10 menit, pelajaran matematika 75 menit dan materi survey karakter 20 menit. Sedangkan di hari kedua, materi yang diberikan berupa materi latihan 10 menit, mata pelajaran Bahasa Indonesia 75 menit dan survey Sulinjar 20 menit.
"Dan sejauh ini berjalan lancar dan aman. Belum ada laporan kendala pelaksaan dari guru sekolah yang bersangkutan," kata Herizon.
Baca Juga: Bakar 500 Hektare Lahan Gambut di Pelalawan, Petani di Teluk Meranti Ditangkap Polisi
Usai tes TKA bagi siswa-siswi SMP/MTs nantinya, sambung Sekretaris Disdikpora Zulmaswan, akan dilanjutkan dengan TKA SD/MI yang dimulai tanggal 20- 30 April 2026 yang juga terdiri dari empat gelombang dan mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
TKA juga menjadi tolok ukur untuk menentukan fokus jenjang pendidikan anak berikutnya. Ia berharap, kebijakan ini akan berdampak positif bagi pendidikan anak di masa akan datang. (dac)
Editor : M. Erizal