PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Kegiatan penataran pelatih dan wasit bola basket resmi digelar di Venue Hall Kuansing Sport Center, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (10/4). Acara berlangsung lancar dengan diikuti sebanyak 16 peserta yang terdiri dari 10 pelatih dan 6 wasit.
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Ketua KONI Kabupaten Kuantan Singingi, Andi Cahyadi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus serta panitia pelaksana dari DPD Perbasi Riau dan KONI Kuansing.
Ketua panitia yang juga menjabat sebagai Kabid SDM DPD Perbasi Riau, Jeffry Sinaga, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang bola basket.
Baca Juga: Resmi Ditutup, Perbasi Riau Sukses Gelar Penataran Pelatih Basket di Duri
Program tersebut mencakup penataran pelatih dan wasit Lisensi C serta Coaching Clinic 3x3 yang dilaksanakan di tiga kabupaten/kota di Provinsi Riau.
"Untuk tahap pertama telah dilaksanakan di Kabupaten Bengkalis pada 3-5 April 2026, tahap kedua di Kuantan Singingi pada 10-12 April 2026, dan tahap terakhir akan digelar di Kabupaten Kampar pada 17-19 April 2026," ujarnya, Sabtu (11/4).
Jeffry menambahkan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan di Kuantan Singingi sebanyak 16 orang, berasal dari berbagai kabupaten/kota di Riau. Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang dinilai menunjukkan potensi besar perkembangan bola basket di daerah.
Baca Juga: Pasca-Aksi Unjuk Rasa di Panipahan, Kapolres Rohil Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkoba
"Kita sangat mengapresiasi keikutsertaan peserta. Ini menunjukkan bahwa daerah memiliki potensi besar. Program Perbasi saat ini memang berorientasi jemput bola ke daerah, sehingga pembinaan tidak hanya terpusat di kota besar," jelasnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi juga dinilai berperan aktif dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian daerah dalam menggelar berbagai event bola basket, termasuk dengan memiliki wasit-wasit bersertifikat sendiri.
"Kedepannya, kita berharap setiap daerah memiliki sumber daya wasit yang memadai, sehingga mampu menyelenggarakan event secara mandiri dan profesional," tambah Jeffry.
Baca Juga: MPP Kuansing Hampir Satu Tahun Berdiri, Ini Pelayanan yang Diberikan
Ia juga mengungkapkan, perkembangan bola basket di Provinsi Riau saat ini mendapat perhatian dari daerah lain. Bahkan, sejumlah provinsi mengaku kagum terhadap kemajuan pembinaan dan peningkatan kualitas SDM bola basket di Riau.
Dengan adanya kegiatan penataran ini, diharapkan kualitas pelatih dan wasit di daerah semakin meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan prestasi olahraga bola basket di tingkat lokal maupun nasional.
Editor : Rinaldi