PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Bupati Kuantan Singingi H Suhardiman Amby yang beberapa bulan lalu melakukan usulan perbaikan jalan nasional Pekanbaru-Teluk Kuantan dan Teluk Kuantan Rengat, Teluk Kuantan-perbatasan Sumatera Barat ke DPRD Riau, Gubernur Riau maupun Kementerian PU, dalam rangka menunjang aksesibilitas daerah serta menjelang pelaksanaan MTQ Riau ke-44 dan Pacu Jalur 2026, mulai mendapat respons konkret.
Kepala Balai Perawatan Jalan Nasional (BPJN) melalui Kasubag Umum dan Tata Usaha BPJN Riau Rudisman, Rabu (15/4/2026), mengungkapkan pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp90 miliar untuk penanganan ruas jalan nasional di wilayah tersebut.
“Ini sekaligus menjawab harapan Pak Bupati terkait percepatan perbaikan jalan nasional untuk menghadapi MTQ Riau di Kuansing dan Pacu Jalur 2026,” ujar Rudisman.
Ia merinci, pekerjaan preservasi jalan Kaharudin Nasution - Marpoyan - Muara Lembu Kuansing sekitar Rp53.804.932.000.00.
Sedangkan untuk paket pekerjaan preservasi jalan Muara lembu - Teluk kuantan - Batas Provinsi Sumatera Barat dengan nilai kontrak Rp 35.336.946.000.00.
Menurutnya, BPJN Riau siap mendukung kelancaran arus transportasi selama pelaksanaan MTQ Riau yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.
Baca Juga: Dari Tempat Menyeberang Jadi Tempat Berkenang, JPO Sudirman Dipercantik Tanpa Lupakan Sejarah
“Kami siap mendukung kelancaran arus transportasi sesuai harapan Pak Bupati,” tegasnya.
Saat ini, pengerjaan perbaikan jalan sudah mulai dilakukan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah, seperti di Sungai Pagar, Simalinyang, hingga Lipat Kain. Perbaikan tersebut akan terus dilanjutkan hingga ke perbatasan Sumatera Barat.
Meski demikian, Rudiasman juga menyoroti tantangan di lapangan, terutama kerusakan jalan yang dipicu oleh kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), khususnya angkutan batubara dari wilayah Jambi dan Sumatera Barat.
Baca Juga: Jurnalis Harus Pegang Teguh Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
“Kondisi ini menjadi salah satu penyebab utama jalan cepat rusak,”jelasnya. (dac)
Editor : M. Erizal