TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Sapi kurban bantuan presiden RI ini diternakkan oleh seorang peternak di Kuansing bernama Suyitno dari Desa Sumber Datar, Kecamatan Singingi. Kini, kondisi sapi dalam kondisi sehat dan tengah dalam perawatan.
”Alhamdulillah, tahun ini kita juga dapat bantuan hewan kurban presiden satu ekor, jenis sapi limosin dengan berat diperkirakan 823 Kg. Namanya, Jhoni,” ungkap Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuansing Andriyama Putra melalui Kabid Kesehatan Hewan drh Asrul, Ahad (19/4) di Telukkuantan.
Pengusulan bantuan sapi kurban presiden ini, kata Asrul, diusulkan kabupaten ke Dinas Peternakan Riau yang kemudian disampaikan ke Presiden RI.
Untuk di Kabupaten Kuansing sendiri, dilakukan seleksi berat sapi dan kesehatannya. Hasilnya, Jhoni, sapi jenis limonsin milik peternakan Kuansing asal Desa Sumber Datar, Kecamatan Singingi, Suyitno, yang diusulkan.
Baca Juga: Di Kuansing Harga Baru Gas LPG 12 Kg dan 5,5 Kg Sudah Langsung Berlaku
Bantuan sapi kurban presiden RI ini akan diserahkan pada salah satu masjid di Kecamatan Inuman. ”Soal masjid mana yang menerima akan diseleksi bagian Kesra Setda Kuansing,” ujar Asrul.
Untuk keperluan hewan kurban sendiri, di Kabupaten Kuansing pada tahun 2026 ini diprediksi total sapi, kerbau dan kambing, sekitar 2.600 ekor.
Secara umum, lalu lintas di daerah perbatasan wilayah provinsi seperti di Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik sebagai kontrol kesehatan hewan tetap dilakukan setiap hari. Untuk cek kesehatan hewan, biasanya di lakukan sepekan sebelum hari kurban di pengumpul atau toke dan peternak besar dan dipantau sampai hari H.
Kemudian pada hari pemotongan, kepada petugas di lapangan diminta hadir minimal di wilayah berdomilisi yang terjangkau.***
Laporan DESRIANDI CANDRA
Editor : Arif Oktafian