TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau pada 26 Juni mendatang, Kabupaten Kuansing terus mempersiapkan diri menyambut kedatangan para peserta dari kabupaten/kota di Riau. Hingga batas terakhir pendaftaran peserta, sebanyak 819 peserta terdaftar mengikuti ajang MTQ Riau mendatang.
Jumlah itu terdiri dari, Kabupaten Bengkalis 70 orang, Inhil 64 orang, Inhu 72 orang, Kampar 73 orang, Kepulauan Meranti 67 orang, Kuansing 71 orang, Pelalawan 45 orang, Rohil 75 orang, Rohul 72 orang, Siak 73 orang, Dumai 68 orang dan Kota Pekanbaru mengirimkan sebanyak 70 orang.
”Jadi sampai batas terakhir pendaftaran peserta Selasa (21/4) kemarin, total peserta sebanyak 819 orang,” sebut Kabag Kesra Setda Kuansing, Fiskal Dermawan, Rabu (22/4) di Telukkuantan.
Rata-rata kabupaten/kota mengikuti semua cabang perlombaan dalam MTQ Riau mendatang.
Baca Juga: Jangan Selewengkan BBM Bersubsidi, Polres Kuansing Pasang Spanduk Larangan Penyalahgunaan
Menurut Fiskal Dermawan, di MTQ Riau tahun 2026 di Kabupaten Kuansing ini, ada 10 cabang yang akan diperlombakan. Masing-masing, cabang Tilawah, Qiraat, Fahmil, Syahril, Tafsir, Hadist Nabi, Hafalan, KTIQ dan KTIH, Barzanji dan Kaligrafi.
Selama sepuluh hari, kafilah kabupaten/kota di Riau akan menginap di Kabupaten Kuansing. Untuk penginapan, pemkab membantu memfasilitasi penyediaannya, namun sebagian ada juga yang mandiri, mencari hotel atau wisma sendiri.
Pemkab juga tengah melakukan pengecekan ulang ketersediaan hotel, wisma dan homestay yang layak bagi tamu-tamu yang hadir ke Kabupaten Kuansing.
Gesa Pembangunan Astaka
Sementara itu, Dinas PUPR Kabupaten Kuansing menggesa pekerjaan pembangunan Astaka Utama MTQ Riau di eks Pasar Bawah Telukkuantan. Selain itu juga melakukan penataan kawasan Taman Jalur Telukkuantan yang akan digunakan sebagai lokasi Stan UMKM dan bazar dari kabupaten/kota di Riau selamat helat MTQ Riau.
”Selain Astaka MTQ, Dinas PUPR juga melakukan penataan kawasan Taman Jalur. Di sini, tepatnya di eks Terminal Telukkuantan akan kita gunakan untuk Stan UMKM dan bazar kabupaten/kota selama MTQ,” ungkap Kadis PUPR Ade Fahrer Arip melalui PPTK kegiatan Yusliadi Nopes.
Pembangunan Astaka MTQ Riau, lanjut Nopes, CV Quarto sebagai pihak rekanan pelaksana pekerjaan di lapangan tetap optimis dalam jangka 75 hari tuntas. Saat ini pekerjaan masuk dalam pengecoran pondasi bangunan.(dac)
Editor : Arif Oktafian