Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

1.055 PPPK Paruh Waktu Resmi Bertugas, Ini Harapan Bupati Suhardiman Amby

Desriandi Candra • Jumat, 24 April 2026 | 14:02 WIB
Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, Kepala BPKK Drs Muradi MSi dan Asisten III Drs Azhar MM foto bersama PPPK Paruh Waktu usai penyerahan SPMT dan pembekalan di Gedung Abdul Rauf Teluk Kuantan, Jumat (24/4/2026). (DESRIANDI CANDRA)
Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, Kepala BPKK Drs Muradi MSi dan Asisten III Drs Azhar MM foto bersama PPPK Paruh Waktu usai penyerahan SPMT dan pembekalan di Gedung Abdul Rauf Teluk Kuantan, Jumat (24/4/2026). (DESRIANDI CANDRA)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Sebanyak 1.055 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi memulai tugas di Kabupaten Kuansing. Ini setelah mereka menerima Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) dan pembekalan dari Bupati Dr H Suhardiman Amby, Jumat (23/4/2026) di Gedung Abdul Rauf Teluk Kuantan.

Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan kalau PPPK Paruh Waktu akan menjadi garda terdepan dalam menggerakkan pembangunan hingga ke level desa. Menurut Suhardiman Amby, PPPK berperan strategis sebagai ujung tombak pemerintah daerah. 

Mereka dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat. "PPPK Paruh Waktu harus jadi motor penggerak di desa. Bukan sekadar bekerja, tapi memberi hasil," tegasnya.

Baca Juga: Malam-malam, Bupati Kuansing Suhardiman Amby Lantik 62 Pj Kades

Secara spesifik, para PPPK akan mengemban sejumlah tugas krusial. Di antaranya menjadi juru pungut pajak desa untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), mempercepat pengembangan Koperasi Merah Putih, hingga mengawal program makan bergizi gratis dan pengawasan keamanan pangan masyarakat.

Tak hanya itu, mereka juga diberi peran dalam mendorong percepatan izin pertambangan rakyat, memantau program Jamilah (Jemput Antar Ibu Melahirkan), mendukung layanan Home Care, serta berkontribusi dalam percepatan penurunan angka stunting.

"Semua tugas ini bermuara pada satu tujuan besar, yakni melahirkan generasi Kuansing yang sehat, cerdas, dan berdaya saing," ujar Bupati.

Baca Juga: Diundur, SPMT untuk 1.055 Orang PPPK Paruh Waktu Kuansing Dibagikan Jumat Besok

Di hadapan ribuan PPPK, Suhardiman Amby menekankan pentingnya loyalitas dan integritas dalam menjalankan amanah. Ia mengingatkan agar para pegawai tetap berada di jalur kebijakan pemerintah dan menjaga kepercayaan masyarakat.

"Kalian adalah wajah pemerintah di tengah masyarakat. Jaga loyalitas dan jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," pesannya. 

Sementara itu, Kepala BKPP Kuansing, Drs Muradi MSi menyebutkan pembekalan ini menjadi fondasi awal agar PPPK Paruh Waktu memahami secara utuh tugas dan tanggung jawab di lapangan. "Kami ingin mereka tidak hanya siap secara administratif, tapi juga kuat dalam pemahaman tugas di lapangan," jelasnya.

Dengan mulai bertugasnya 1.055 PPPK Paruh Waktu ini, Pemkab Kuansing menaruh harapan besar pada percepatan pembangunan berbasis desa yang lebih progresif, terarah, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga: Pergoki Terduga Maling, Kepala Penjaga Kantor Desa Dibacok 

Untuk jumlah penerima SPMT, sebut Muradi sebanyak 1.053 orang. Sebab, dari 1.055 orang ada dua orang yang mengundurkan diri. Dikarenakan memilih bekerja di tempat lain. Kegiatan ini turut dihadiri Asisten III Drs Azhar MM, Kabag Umum Deswan Antoni, serta Sekretaris Kominfo Hevi H Antoni bersama jajaran BKPP.

Editor : Rinaldi
#resmi bertugas #PPPK Paruh Waktu #bupati suhardiman amby