TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Antrean kendaraan mengisi BBM di SPBU Sungai Jering, Ahad (3/5/2026) masih terjadi. Tetapi dibandingkan Sabtu (2/5/2026) kemarin, antrean jauh berkurang. Kalau Sabtu kemarin, antrean truk berbahan bakar solar Coldisel dari arah Pekanbaru hingga depan Rumah Makan Sinar Kampar, kali ini hanya sampai di depan Bank Cempaka Sungai Jering. Bahkan siang ini, hanya tinggal di depan SPBU.
Begitu juga kendaraan berbahan bakar Pertalite, lebih pendek dari hari kemaren. Kendaraan mengisi Pertalite hanya sampai depan Alfamart sekitaran SPBU.
Dari pantauan Riaupos.co juga, personel Polres Kuansing terlihat ikut membantu pengaturan kendaraan yang antre dan lalu lintas (Lalin) yang melewat ruas jalan Proklamasi Sungai Jering itu. Agar tidak terjadi penumpukan dan kemacetan lalu lintas.
Menurut petugas SPBU, Yesi, ini karena pasokan solar di SPBU Sitorajo Kari sudah masuk dari pertamina. Sehingga kendaraan Coldisel dan berbahan bakar solar lainnya yang berada di dekat SPBU Sitorajo Kari memilih antre disana.
"Kalau kemaren Solar tidak masuk, karena kuotanya habis," katanya.
Sistem sekarang, SPBU diberikan kuota per bulan. Bila kuota BBM habis untuk bulan itu meski hari di bulan yang sama masih ada beberapa hari, pertamina tidak akan mendropnya. Tetapi akan kembali mendrop pasokan BBM di bulan berikutnya sesuai kuota bulan berikutnya itu.
"Berbeda dengan sebelumnya, dengan sistem kuota per tahun. Bila kuota habis, SPBU minta tambah maka pertamina akan mengirimnya langsung. Menurut pertamina, ini untuk menjaga kuota per tahun tetap stabil," katanya.
Baca Juga: Borong Prestasi FLS3N 2026, SMAN 2 Singingi Wakili Kuansing di Tingkat Provinsi
Sementara Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menyebutkan, ada beberapa kendala yang menyebabkan antrean panjang kendraan. Seperti kuota BBM ada yang tidak masuk di SPBU sehingga kendaraan beralih mengisi di SPBU terdekat. Kedua, ada juga temuan di lapangan kalau beberapa kendaraan yang seharusnya mengisi Dexlite dan Pertamax, karena pasokan tidak masuk beralih ke Pertalite dan Solar. Ketiga, sistem pembagian kuota SPBU yang berbeda sekarang.
Pertamina menerapkan kuota per bulan di semua SPBU dan tidak per tahun lagi. Makanya ketika kuota perbulan di SPBU itu habis, maka jenis BBM yang habis itu tidak akan ditambah. Melainkan akan masuk kembali pada bulan berikutnya dalam kuota BBM di bulan itu.
Untuk mengantisipasi kemacetan, antrean tidak tertib, dia sudah memerintahkan semua Polsek untuk ikut membantu pengaturan kendaraan dan lalu lintas di semua SPBU.
Baca Juga: Permudah Akses ke Perumahan, Warga Bongkar Pembatas Jalan Pekanbaru-Bangkinang
Ia pun berharap, rencana tambahan kuota 20 persen itu segera terealisasi. "Sekarang ini kuota SPBU Sungai Jering, Sitorajo, Kebun Nenas informasinya sudah masuk dan aman," ujar Kapolres Hidayat Perdana.(dac)
Editor : Edwar Yaman