TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Persoalan penanganan sampah dan pengelolaannya, masih menjadi soroton yang belum tertangani dengan baik oleh Pemkab Kuansing. Sampah-sampah masih banyak bertumpuk di tong-tong sampah dan dibuang begitu saja.
Padahal, dibanyak daerah sampah-sampah itu sudah dipilah dan diolah menjadi pendapatan ekonomi baru. Misalnya saja di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Daerah ini salah satu di Indonesia yang berhasil melakukan pengelolaan sampah dengan baik.
Sistem pengelolaannya yang baik dan berkelanjutan, membuat Wakil Bupati Kuansing H Muklisin harus turun dan melihat langsung ke Kabupaten Banyumas. Dalam lawatannya ke Banyumas, Kamis (7/5/2026), Wabup Muklisin beserta rombongan diterima langsung oleh Bupati Banyumas, Drs H Sadewo Tri Lastiono.
Baca Juga: Hati-Hati, Angkutan Sampah Palsu Berkeliaran
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Muklisin didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing Delis Martoni, serta sejumlah camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Wabup Muklisin menjelaskan, Kabupaten Banyumas dikenal sebagai salah satu daerah yang berhasil menerapkan sistem pengelolaan sampah secara baik dan berkelanjutan. Karena itu, pihaknya sengaja membawa jajaran terkait agar dapat melihat langsung pola penanganan sampah yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Banyumas.
"Saya sengaja membawa Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan beberapa camat agar mereka dapat meniru langkah-langkah yang telah dilakukan Pemkab Banyumas, sehingga nantinya bisa diterapkan secara bertahap di Kuansing," ujar Muklisin, Sabtu (9/5/2026).
Baca Juga: Kuansing Minta Jalan Provinsi Diperbaiki Jelang MTQ Riau Ke-44
Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam memperkuat penanganan persoalan sampah yang belakangan cukup menyita perhatian masyarakat.
"Belakangan persoalan sampah di Kuansing cukup merepotkan dan mengganggu pemandangan. Karena itu saya mengambil inisiatif agar jajaran terkait lebih banyak belajar mencari solusi, sesuai arahan Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby," ujarnya.
Bayangkan, kalau dikelola dengan baik, selain membuat kota bersih bisa mendatangkan nilai ekonomi. Di Teluk Kuantan saja, menurut Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing, Delis Martoni, ada sekitar 30 ton sampah yang harus diangkut setiap hari.
Baca Juga: Setahun Kesepakatan DIR, Perjuangan Riau Istimewa Terus Berlanjut
Untuk memaksimalkan pengangkutan sampah, DLH sudah melimpahkan pada pihak kecamatan. DLH mengimbau agar masyarakat juga memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan. Tetapi buang sampah di tempat yang ada dan sediakan di rumah-rumah agar bisa membantu petugas kebersihan mengangkut sampah. "Kalau tidak dengan kesadaran kita, siapa lagi," ujarnya.
Editor : Rinaldi