TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kuansing mengingatkan seluruh TK, SD, SMP di Kuansing agar tidak melakukan pungutan apapun terhadap murid untuk kegiatan perpisahan.
Sekolah perlu merancang pola pelaksanaan perpisahan murid secara sederhana bila ingin tetap melaksanakannya. Misalnya, membawa kue atau nasi oleh murid-murud untuk dimakan bersama di sekolah atau pola lainnya.
"Ini kami wanti-wanti pada sekolah. Jangan ada pungutan uang perpisahan pada murid. Kalau ingin juga melaksanakan perpisahan, yang sederhana saja. Seperti membawa kue atau nasi untuk makan bersama," ungkap Kadisdikpora Kuansing H Herizon MM melalui Sekretaris Disdikpora Kuansing Zulmaswan SPd MM, Ahad (10/5/2026).
Baca Juga: Dipastikan Tampil di Piala Dunia FIFA 2026, Idol Asal Thailanad Lisa BLACKPINK Tuai Pro dan Kontra
Imbauan ini, kata Zulmaswan. sudah disampaikan jauh sebelumnya. Termasuk lewat forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Imbauan ini perlu diingatkan kembali mengingat tahun ajaran 2025/2026 berakhir. Murid-murid SMP sudah selesai melaksanakan ujian akhir. Pekan depan dilanjutkan dengan ujian akhir sekolah untuk tingkat SD.
Biasa ujian akhir sekolah diikuti dengan melaksanakan perpisahan. Makanya, sedari sekarang Disdikpora Kuansing kembali mengingatkan itu.
"Dan.kami berharap, ini bisa dipatuhi. Jauhi segala bentuk pungutan pada murid. Rancang perpisahan yang sederhana," kata Zulmaswan.(dac)
Editor : Edwar Yaman