Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kemenhaj Kuansing Imbau JCH Fokus Persiapan Armuzna, Terutama Lansia

Desriandi Candra • Senin, 11 Mei 2026 | 17:17 WIB
Karom JCH Kuansing Dr Agusmandar membayarkan Dam Karom 11 pada pelaksana di Makkah, Ahad (10/5/2026). (Kemenhaj Kuansing untuk Riaupos.co)
Karom JCH Kuansing Dr Agusmandar membayarkan Dam Karom 11 pada pelaksana di Makkah, Ahad (10/5/2026). (Kemenhaj Kuansing untuk Riaupos.co)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kuansing, sudah berada di tanah suci Makkah. Di Makkah, JCH akan tinggal selama kurang lebih 27 hari. Melaksanakan berbagai rangkaian ibadah haji dan ibadah sunah lainnya. 

Melaksanakan salat lima waktu ke Masjidil Haram, mengikuti manasik haji yang di jadwalkan kloter, pelaksanaan penyembelihan hewan Dam Haji Tamattu’, Umrah Sunat, Tawaf Sunat, Ziarah kota Makkah satu kali yang juga menjadi program setiap kloter. 

Namun Kemenhaj Kabupaten Kuansing menghimbau dengan suhu yang panas di atas 41 derajat celcius, bagi jemaah yang sehat jangan terlalu banyak mengerjakan umrah sunah.

Baca Juga: Demi Layanan Publik Lebih Berdampak, Kemenkum Riau Perkuat Mesin Analisis Kebijakan 

Karena memerlukan energi yang banyak yang akan membuat jemaah gampang capek, dan juga untuk menjaga stamina ke Ibadah Armuzna (Arafah, Muzdalifa dan Mina).

"Kalau mau mengerjakan atau melakukan umrah sunah, sebaiknya setelah rangkaian prosesi ibadah haji selesai. Jemaah perlu persiapkan diri untuk Armuzna," ungkap Kakan Kemenhaj Kuansing, H Armadis SAg MPd, Senin (11/5/2026). 

Selain itu, lanjut Armadis, bagi Lansia, jemaah yang lemah fisiknya, dianjurkan tetaplah ibadah salat lima waktu berjamaah di Masjid dekat hotel. Selain untuk menjaga kondisi fisik, menurut Fatwa Majlis Ulama Saudi, salat di Tanah Haram sama pahalanya di Masjidil Haram. "Jadi fokus ke yang wajib," tambah Armadis. 

Baca Juga: Prof Iwantono Usung “Unri Berdampak Nyata”, Fokus Kualitas Akademik dan Kemandirian Kampus

Saat ini, semua JCH Kuansing sudah berada di Makkah melaksanakan umrah wajib dan ibadah lainnya. Termasuk Tuyem Parta Leksana dan Kursia Wahyuningsih Asal Desa Beringin Jaya Kecamatan Singingi Hilir. 

Keduanya, Ahad (10/5/2026) kemarin sudah diberangkatkan dengan kloter 18 pada gelombang kedua JCH Riau. Dari embarkasi Haji Batam langsung menuju Makkah. 

"Alhamdulillah, sekarang sedang melaksanakan umrah wajib dan ibadah lainnya di Makkah," sambung Armadis. 

Baca Juga: Matangkan Raihan WBBM, Seluruh Pegawai Kemenkum Riau Diminta Siapkan Inovasi

Kemenhaj Kuansing menawarkan, saat sampai di Makkah kembali bergabung ke Kloter 8 dengan JCH Kuansing. Namun kedua JCH Kuansing ini tetap bergabung di kloter 18. Keduanya nanti setalah melaksanakan rangkaian ibadah haji, akan ke Madinah untuk melaksanakan ibadah Arbain. 

Tuyem, hampir 10 hari mengikuti perawatan kesehatan di Embarkasih Haji Batam dan baru bisa berangkat Ahad kemarin. "Kita berharap, semua JCH Kuansing baik-baik saja dalam melaksanakan ibadah haji dan pulang ke tanah air dengan selamat," papar Armadis. (dac)

Editor : M. Erizal
#kemenhaj kuansing #rangkaian ibadah haji #jch kuansing