
TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Debit air Sungai Kuantan, Ahad (17/5/2026) terus semakin surut dibandingkan hari Sabtu (16/5/2026) lalu. Ini dikarenakan, curan hujan yang rendah di Kuansing maupun di wilayah Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat.
Sebab, curah hujan yang tinggi di wilayah Sumatera Barat terutama Kabupaten Sijunjung, akan berpengaruh ke kondisi sungai Kuantan. Di mana aliran Sungai Ombilin dan Pelangki langsung ke Sungai Kuantan.
Dari Tepian Narosa Telukkuantan, permukaan air Sungai Kuantan, Ahad siang sudah jauh meninggalkan tangga batu Tepian Narosa Teluk Kuantan. Bahkan berangsur mulai normal.
Baca Juga: Menag RI Direncanakan Hadir Buka MTQ Riau di Kuansing, Semua Kafilah Sudah Dapatkan Penginapan
Dengan kondisi itu, empat kecamatan di Kuansing yang sejak Kamis dan Jumat (14-15/5/2026) kemarn terdampak banjir luapan Sungai Kuantan, yakni Pangean, Kuantan Hilir Seberang, Kuantan Hilir dan Inuman, sekarang sudah tidak lagi terkena banjir. Warga sudah kembali beraktivitas dengan normal.
Tidak saja di empat kecamatan itu, secara keseluruhan wilayah Kabupaten Kuansing untuk saat ini sudah aman dari banjir. Namun Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar, tetap memberikan imbauan kembali untuk tetap waspada. Sebab, curah hujan diperkirakan hingga akhir Mei 2026 masih ada.
"Kami perkiraan hingga akhir Mei ini, curah hujan masih ada. Tetapi sudah berkurang. Namun kami tetap waspada dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah," katanya.
Baca Juga: Berikut Cara dan Tips Menghancurkan Lemak di Perut yang Aman dan Efektif
Di perkiraan BMKG Riau, pekan ketiga sudah masuk musim panas. Tetapi BPBD Kuansing melihat perubahan elnino yang terjadi sekarang, membuat cuaca sulit diprediksi.
"Contoh sekarang, bulan ini diperkirakan curah hujan rendah dan sedang. Ternyata tinggi dan menyebabkan banjir. Ini karena pengaruh elnino yang harus di waspadai," kata Yulizar.
BPBD Kuansing mencatat, banjir luapan suangai kuantan selama dua hari, Kamis (14/5/2026) hingga Jumat (15/5/2026) mencatat ratusan rumah dan fasilitas umum di empat Kecamatan di Kuansing terdampak banjir.
Baca Juga: Handphone Anda Jatuh ke Dalam Air, Berikut 6 Tips untuk Mengatasinya agar Tidak Rusak Parah
Menurut H Yulizar, dalam dua hari itu, mereka mencatat 526 rumah, empat musala, empat unit sekolah, satu puskesmas dan satu kantor desa di Kecamatan Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang dan Inuman terdampak banjir.
BPBD Kuansing sudah menyampaikan permohonan bantuan makanan ke BPBD Riau untuk segera disalurkan ke warga yang terdampak banjir kemaren. Baik berupa beras, minyak goreng, mi instan dan lainnya.
"Sekarang kita menunggu bantuan pangan dari BPBD Riau. Besok akan kami koordinasikan ulang. Berapa yang bisa dibantu dan kapan di drop ke Kuansing," ujarnya.
Yulizar tetap meminta masyarakat untuk tetap waspada, relawan bencana yang ada di kecamatan juga terus meningkatkan kewaspadaan.(dac)
Editor : Edwar Yaman