TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Satpol PP-PKP Kuansing berupaya memberikan pelayanan maksimal dan respons cepat pada masyarakat. Seperti penanganan kebakaran rumah warga maupun Karhutla. Salah satu upaya yang dilakukan dengan penempatan mobil unit pemadam kebakaran (Damkar) di kecamatan-kecamatan.
Sejauh ini, Satpol PP-PKP Kuansing baru bisa menempatkan satu unit Damkar di Baserah Kecamatan Kuantan Hilir dan satu unit Damkar di Cerenti.
"Cerenti baru kami serahkan satu unit damkar Senin 18 Mei 2025 siang kemaren," ungkap Kasatpol PP-PKP Kuansing, Riokasyter Wandra, Selasa (19/5/2026).
Baca Juga: Setelah Tenggelam 24 Jam, Pegawai PNM Pelalawan Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Indragiri
Idealnya, lanjut Rio, masing-masing kecamatan bisa di tempatkan minimal satu unit Damkar. Tetapi itu belum bisa dipenuhi. Sebab keterbatasan jumlah unit Damkar dan personel yang ditempatkan.
Saat ini, Satpol PP-PKP Kuansing, baru memiliki enam unit Damkar. Empat unit Damkar di Mako, satu unit di Baserah Kuantan Hilir dan satu unit di Cerenti.
Penempatan unit Damkar di kecamatan, harus dibarengi dengan personel yang mengoperasikan dan bertugas. Minimal satu unit Damkar disiapkan delapan personel.
"Yang Cerenti kemaren, personel kita tarik dari wilayah terdekat. Yakni, yang tinggal di Inuman dan Cerenti," papar Rio.
Baca Juga: Sidak Pelayanan Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Agung Nugroho Ingin Warga Dilayani Cepat dan Nyaman
Dalam waktu dekat, Satpol PP-PKP Kuansing berencana menempatkan satu unit Damkar di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik dalam waktu dekat. Mobil Damkar itu akan ditempatkan di Pos Danau Kebun Nopi Kuantan Mudik.
Namun ia masih menyiapkan personel yang di tempatkan. Bila masing-masing kecamatan sudah terpenuhi mobil Damkar, maka upaya penanganan kebakaran yang terjadi akan lebih cepat dan maksimal.
Bayangkan, bila terjadi kebakaran di daerah Tanjung Pauh Kecamatan Singingi Hilir, unit Damkar yang dikirim berasal dari Mako Satpol PP-PKP Kuansinh. Karena di Kecamatan Singingi Hilir dan Muara Lembu Kecamatan Singingi belum punya mobil Damkar. Jarak dari Mako Satpol PP-PKP ke Tanjung Pauh lebih kurang 2 jam.
Baca Juga: Kemenkum Riau Ikuti Kick-Off Meeting Penyusunan Peta Proses Bisnis Level n
Dengan jarak yang jauh itu, dan waktu tempuh yang lama, regu Damkar Kuansing tidak akan bisa berbuat banyak. "Seperti beberapa waktu lalu kebakaran yang menimpa sebuah rumah makan, tim Damkar sampai ke lokasi, rumah sudah hangus terbakar seluruhnya," katanya lagi.
Makanya saat ini, dengan armada yang ada, unit Damkar ditempatkan di titik yang rawan. Seperti Cerenti dan Kuantan Mudik. Apalagi menghadapi musim panas yang diprediksi berlangsung lama, rawan dengan terjadinya kebakaran.
Usulan penambahan unit Damkar ini, sudah selalu diusulkan. Namun terganjal dengan keuangan daerah yang tidak memungkinkan.(dac)
Editor : Edwar Yaman