Komisi III DPRD Kuansing Tinjau Pembangunan Astaka MTQ Riau, Minta Digesa, PUPR Yakin Bisa Digunakan

Rinaldi • Dipublikasikan Rabu, 27 Mei 2026 | 13:56 WIB
Ketua DPRD Kuansing Juprizal SE MSi bersama Ketua Komisi III Maulana Imam Saleh dan anggota meninjau pembangunan Astaka Utama MTQ, Selasa (26/5/2026). (Desriandi Candra)
Ketua DPRD Kuansing Juprizal SE MSi bersama Ketua Komisi III Maulana Imam Saleh dan anggota meninjau pembangunan Astaka Utama MTQ, Selasa (26/5/2026). (Desriandi Candra)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Komisi III DPRD Kabupaten Kuansing, Selasa (26/5/2026), melakukan peninjauan pembangunan Astaka Utama MTQ Riau di eks Pasar Bawah-Taman Jalur Teluk Kuantan. 

Peninjauan itu dipimipin Ketua DPRD Kuansing H Juprizal SE MSi bersama Ketua Komisi III DPRD Maulana Imam Saleh, Kadis PUPR Ade Fahrer Arif, bersama rekanan pelaksana proyek pembangunan Astaka Utama MTQ Riau. 

Di lokasi, Ketua DPRD H Juprizal menanyakan persentase dan skedul pekerjaan. Ia dan Komisi III yang turun meminta agar pekerjaan pembangunan Astaka Utama MTQ Riau ini digesa. Sebab, pelaksanaan MTQ Riau tinggal 30 hari kedepan. 

Baca Juga: Dukung Pelaksanaan MTQ Riau, PUPR Kuansing Perbaiki Beberapa Fasum

"Kami minta pada rekanan dan Dinas PUPR menggesa pekerjaan sehingga bisa digunakan saat MTQ Riau. Tapi ingat, kualitas harus di jaga," ujarnya. 

Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrer yang dikonfirmasi terpisah, Rabu (27/5/2026) mengatakan kalau mereka tetap berupaya menggesa pekerjaan di lapangan. Tetap melakukan pengawasan pekerjaan di lapangan agar kualitas tetap terjaga. 

PUPR maupun rekanan, kata Ade, tetap yakin kalau Astaqa ini bisa digunakan pada saat helat MTQ Riau. "Kalau siap 100 persen tentu tidak. Tapi untuk bisa digunakan pada MTQ Riau, kami tetap optimis," kata Ade. 

Baca Juga: Kenali Gejala Tubuh Anda Kebanyakan Gula, Jangan Diabaikan sebelum Terlambat

Saat ini, pekerjaan fisik di lapangan sedang menyiapkan boxting dan perancah untuk cor lantai dua. Kemudian halaman, juga segera mulai di pasang paping blok. "Kalau dilihat sekarang masih sesuai skema atau tahapan," kata Ade. 

Pembangunan Astaqa Utama ini, sesuai kontrak berakhir 31 Agustus 2026. Sekarang ini, PUPR dan rekanan menggesa bagaimana itu bisa digunakan pada saat MTQ Riau mendatang.

Editor : Rinaldi
astaka mtq riau mtq riau dprd kuansing