
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dana sertifikasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Kuansing hingga kini belum dibayarkan. Terhitung sejak Maret, April dan Mei 2026. Mereka pun bertanya-tanya kapankah dana tambahan tunjangan penghasilan mereka itu turun.
Menyikapi ini, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Kuansing, H Suhelmon MA yang dikonfirmasi, membenarkan kondisi itu.
"Benar. Sampai sekarang dana sertifikasi guru PAI Kuansing belum turun. Terhitung Maret hingga Mei ini," ujar H Suhelmon pada Riaupos.co, Ahad (31/5/2026).
Baca Juga: Damkar Pekanbaru Bersama BKSDA Riau dan TNI Halau Kawanan Gajah Liar di Rumbai
Dijelaskan Suhelmon, Kementerian Agama baru menyalurkan dua bulan dana sertifikasi guru PAI Kuansing, yakni bulan Januari dan Februari 2026. Sedangkan untuk bulan Maret sampai Mei 2026, anggaran biaya tambahan untuk dana sertifikasi guru PAI belum turun dari pusat.
Pihak Kementerian Agama Kabupaten Kuansing, sudah menyampaikan data guru PAI di Kabupaten Kuansing yang sudah sertifikasi. Ada sekitar 600 orang guru PAI mulai jenjang pendidikan SD, SMP, SMA sederajat.
Dana ini, disalurkan dari Kementerian Agama di kirim ke Kanwil Kementerian Agama. Lalu diteruskan ke Kementerian Agama Kabupaten/kota di Riau.
Baca Juga: Melihat Ekosistem Seni Riau Bekerja Menghormati Akar Tradisi, Merangkul Teknologi dan Modernitas
"Kondisi ini sama. Tidak saja Kabupaten Kuansing, di daerah lain di Riau juga seperti itu. Dananya belum turun dari pemerintah pusat," ujar Suhelmon.
Kemenag Kabupaten Kuansing berkomitmen akan meneruskan dana itu langsung ke rekening masing-masing guru penerima bila dananya sudah turun. Dimana dana ini adalah penunjang kinerja para guru PAI yang mengajar di Kuansing.
"Kami berkomitmen, begitu anggaran turun, administrasi lengkap, akan kita salurkan langsung. Dan tidak akan menunda-nunda. Jadi kawan-kawan guru harap bersabar," tambah Suhelmon.
Baca Juga: Jangan Panik! Berikut 10 Cara Mengeluarkan Air dalam Telinga secara Cepat
Ditanya kapan akan turun anggaran sertifikasi guru PAI Kuansing itu, Suhelmon belum bisa memprediksinya. Sebab, Kemenang Kuansing juga masih menunggu informasi yang sama.(dac)
Editor : Edwar Yaman