TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi sebanyak delapan titik panas di sejumlah daerah di Provinsi Riau, Ahad (31/5/2026).
Dua di antaranya berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi dua titik. BPBD Kuansing sudah melakukan cek dua titik panas (hotspot) yang terdeteksi satelit itu.
Kedua titik panas yang terdeteksi itu berada di Kecamatan Kuantan Mudik. Keduanya berasal dari aktivitas pabrik kelapa sawit (PKS) yang ada di Kecamatan Kuantan Mudik.
"Kami memastikan, dua titik panas itu bukan akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan.. Tetapi berasal dari dua PKS yang ada disana," ungkap Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar lewat Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Koko Mahyudi yang dikonfirmasi Riaupos.co.
Keduanya titik panas itu terdeteksi pada Sabtu (30/5/2026). Menurutnya, kondisi ini juga dipicu suhu udara yang panas mencapai 35 derajat celcius.
Menyikapi perubahan cuaca yang beralih dari musim hujan ke musim panas, Senin (1/6/2026) sore akan dilakukan apel gabungan kesiapsiagaan bencana Karhutla di wilayah Kabupaten Kuansing.
Apel gabungan ini akan dipusatkan di Jalan Rusdji S Abrus atau Jalan lurus menuju Komplek Perkantoran Pemkab Kuansing. Bupati Kuansing H Suhardiman Amby, menurut Koko, akan memimpin langsung apel gabungan itu.
"Ini menjadi pertanda kita siap siaga bencana karhutla. Dan besok juga akan digelar kekuatan personel gabungan dari BPBD, Satpol PP-PKP, Polri dan TNI," ujar Koko. (dac)
Editor : M. Erizal