TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Perubahan musim hujan ke musim panas, harus diwaspadai sejak dini. Sebab, berpotensi menimbulkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sebagai langkah antisipasi terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Kuansing, Pemkab Kuansing pun menggelar apel kesiapsiagaan karhutla, Senin (1/6/2026) sore di kawasan Jalan Rusdji S Abrus Komplek Perkantoran Pemkab.
Apel itu langsung dipimpin Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM. Apel dihadiri pula Ketua DPRD H Juprizal SE MSi, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH serta selitar 450 orang personel gabungan.
Baca Juga: Antisipasi Super El Nino, Rohil Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla 2026
Di apel itu, Suhardiman Amby menegaskan komitmennya untuk menindak tegas siapa pun yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.
Menurutnya, ancaman Karhutla tahun ini tidak boleh dianggap remeh. Kondisi cuaca yang dipengaruhi fenomena El Nino berpotensi meningkatkan suhu udara menjadi panas dan mengurangi curah hujan, sehingga membuat lahan menjadi lebih kering dan mudah terbakar.
Menurutnya, karhutla bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat, mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga merusak ekosistem yang membutuhkan waktu lama untuk pulih.
Baca Juga: Diawali Nobar Kuyank, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto Harapkan Bioskop Dibuka di Rengat
“Saya tegaskan, tidak ada toleransi bagi siapa pun yang dengan sengaja membakar hutan dan lahan. Pemkab Kuansing bersama TNI, Polri dan seluruh pihak terkait akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. Jangan karena kepentingan pribadi, masyarakat luas yang menjadi korban,” tegas Bupati Suhardiman Amby.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menghadapi musim kemarau. Beberapa upaya yang perlu dilakukan antara lain meningkatkan patroli di wilayah rawan karhutla, membersihkan semak kering yang mudah terbakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta memperkuat koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat.
“Karhutla adalah musuh bersama. Pencegahannya harus dilakukan secara bersama-sama. Saya mengajak seluruh masyarakat Kuansing untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Jika kita bergerak bersama, insya Allah bencana karhutla dapat kita cegah,” ujar Suhardiman.
Baca Juga: Diawali Nobar Kuyank, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto Harapkan Bioskop Dibuka di Rengat
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana yang hadir menyebutkan kalau jajaran Polri siap mendukung penuh upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kuansing.
Menurutnya, penegakan hukum akan dilakukan secara profesional terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan yang terbukti melanggar aturan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berisiko menimbulkan kebakaran yang meluas, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum yang serius," sebut Hidayat Perdana.
Baca Juga: Libur Panjang, Penyeberangan RoRo dan Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis Tak Ada Lonjakan
Sebagai upaya pencegahan, Polres Kuansing bersama seluruh unsur terkait terus melakukan patroli, sosialisasi dan penegakan hukum untuk mencegah terjadinya karhutla.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Partisipasi perusahaan mencerminkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla melalui penguatan kesiapsiagaan, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Baca Juga: Suhardiman Amby Sebut MTQ Riau Serasa Tingkat Nasional, Menteri Agama Tiba 27 Juni
Di apel gelar pasukan itu, RAPP turut menghadirkan perwakilan manajemen perusahaan serta satu regu Fire Fighter RAPP lengkap dengan peralatan dan perlengkapan pemadaman kebakaran dari Estate Cerenti. Tim ini dipimpin langsung oleh Askep Fire Protection, Budiyanto, sebagai bagian dari dukungan operasional perusahaan dalam memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.
Stakeholder Relations (SHR) Manager RAPP wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, R Elwan Jumanri mengatakan, perusahaan senantiasa mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam mencegah dan menangani karhutla melalui peningkatan kesiapsiagaan serta koordinasi yang berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan terkait.
"Sebagai bagian dari komitmen tersebut, kami terus memperkuat kesiapsiagaan dan menjalin koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla secara optimal," ujar Elwan.
Menurutnya, perusahaan secara rutin melakukan patroli darat dan pemantauan udara menggunakan teknologi drone, serta aktif melakukan sosialisasi kepada karyawan dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya pencegahan karhutla. Selain itu, sejumlah posko siaga juga disiapkan di titik-titik rawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.
Ia menambahkan, keberhasilan pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi, edukasi, dan kolaborasi yang erat antara pemerintah, aparat, masyarakat, dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin serta penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan efektif. (dac)
Editor : M. Erizal