Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Gawat, Tim Gabungan "Mengamuk" di Sungai Kuantan, Kerahkan 280 Personel Gabungan, Bakar 145 Rakit PETI di Inuman dan Cerenti

Desriandi Candra • Selasa, 2 Juni 2026 | 23:48 WIB
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH bersama personel gabungan, Selasa (2/6/2026) pagi hingga sore memimpin operasi penertiban PETI di Kecamatan Inuman dan Cerenti. Foto Polres Kuansing
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH bersama personel gabungan, Selasa (2/6/2026) pagi hingga sore memimpin operasi penertiban PETI di Kecamatan Inuman dan Cerenti. Foto Polres Kuansing

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Gawat, personel gabungan yang dipimpin langsung Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH, Selasa (2/6/2026) "mengamuk" di Sungai Kuantan. 

Perwira dua melati di pundak itu dibuat gerah dengan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang menjadi-jadi di dua kecamatan di bagian hilir Kuansing. Yakni Kecamatan Inuman dan Cerenti. Parahnya lagi, aktivitas ilegal itu di lakukan di kawasan Sungai Kuantan yang menjadi objek penting masyarakat banyak. 

Hidayat Perdana langsung memimpin operasi penertiban PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan di Kecamatan Inuman. Polres pun mengerahkan kekuatan besar, dengan menerjunkan sebanyak 280 orang personel gabungan. 

Baca Juga: Lima Rakit PETI di Sungai Kuantan Dibakar Polisi

Selain Kapolres Hidayat Perdana, operasi penertiban PETI di Kecamatan Inuman dan Cerenti, juga diikuti Wakapolres Kompol Nardy Masry SH bersama para Kasat, Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar, Kasatpol PP-PKP Rio Kasyter Wandra, Camat Cerenti Erialis, Danramil 06 Cerenti, Kapten Inf Yunasri, Kapolsek Cerenti Iptu Fery Padli SH, Kapolsek Pangean Iptu Aman Sembiring SH, Kapolsek Kuantan Hilir Iptu Edi Winoto SH MH, Kapolsek Logas Tanah Darat Iptu Masjidil SH MH, Kapolsek Subsektor Inuman Iptu Haripin SH, 184 personel Polres dan Polsek jajaran Polres Kuansing, 25 personel TNI, 26 personel Satpol PP-PKP, 10 personel Damkar dan 13 personel BPBD dengan total 280 orang personel gabungan. 

Sebelum operasi penertiban dilakukan, sekira pukul 09.30 WIB dilakukan apel pasukan di Lapangan Apel Mapolsek Cerenti. Menurut Kapolres AKBP Hidayat Perdana yang didampingi Waka Polres Kompol Nardy Masry, operasi penertiban PETI di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi, dilakukan di Kecamatan Cerenti dan Kecamatan Inuman.

"Dan ini adalah operasi gabungan bersama instansi terkait sebagai bentuk komitmen bersama dalam menindak aktivitas PETI yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Kuansing," tegasnya. 

Baca Juga: Prof Saldi Isra Paparkan Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan di Pemilu 2029, IKA FH Unand Gelar Seminar Dinamika Negara Hukum Kontemporer

Sebelumnya, Polres Kuansing bersama pihak terkait telah melakukan berbagai upaya preventif dan persuasif berupa penyampaian imbauan kepada Camat, Kepala Desa, LAMR, LAN, serta unsur masyarakat agar menghentikan aktivitas PETI dan turut mendukung upaya penegakan hukum.

"Mengingat upaya sosialisasi dan imbauan telah dilakukan sebelumnya, maka pada hari ini akan dilaksanakan tindakan penertiban sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," katanya lagi. 

Dalam pelaksanaan penindakan, ia mengingatkan pada personel agar menjaga sikap dan tutur kata, menghindari ucapan maupun tindakan yang dapat memancing provokasi, serta tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.

Baca Juga: Kepala BGN Dadan Hindayana Dicopot Prabowo

Sebab, keselamatan personel menjadi prioritas utama, oleh karena itu seluruh anggota diminta untuk selalu waspada dan memperhatikan faktor keamanan selama bertugas di lapangan.

Sebelum turun, mereka sudah membagi tim-tim operasi yang diatur dan dikoordinasikan oleh Kabag Ops sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efektif dan terarah.

Tim tergabung dari unsur instansi terkait guna memperkuat sinergitas dan mendukung kelancaran pelaksanaan penertiban di lapangan.

Baca Juga: Disdikpora Kampar Umumkan Jadwal Kenaikan Kelas, Remedial dan Pembagian Rapor

Apabila dalam pelaksanaan tugas ditemukan adanya dugaan perlawanan atau tindakan yang berpotensi menimbulkan permasalahan, agar didokumentasikan melalui rekaman video sebagai bahan dokumentasi dan pembuktian, sekaligus untuk mengantisipasi munculnya informasi atau isu negatif yang tidak sesuai fakta di media sosial maupun di tengah masyarakat.

Ini pun ditegaskan oleh Wakapolres Kuansing Kompol Nardy Masry. Sebagai antisipasi, mereka juga menempatkan personel bersiaga di Mapolsek Cerenti guna mengantisipasi kebutuhan personel tambahan maupun perkembangan situasi di lapangan.

Sekitar pukul 10.30 WIB, personel gabungan yang telah dibagi beberapa tim, langsung terjun melakukan penindakan PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan Inuman dan Cerenti yang dipimpin oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana. 

Baca Juga: Pelatih Datangi Dispora Riau, Pertanyakan Bonus PON yang Mangkrak dan Ancaman Atlet Pindah Daerah

Personel gabungan menyasar lokasi aktivitas PETI di Sungai Kuantan yang ada Desa Pulau Busuk Inuman, Desa Pulau Panjang Inuman, Desa Ketaping Jaya Inuman, Desa Tanjung Medan Cerenti, Desa Sikakak Cerenti dan Desa Pulau Bayur Cerenti. 

Hasilnya, tim berhasi menemukan 145 rakit PETI di sepanjang aliran Sungai Kuansing di dua Kecamatan itu. Jumlah itu terdiri dari Desa Ketaping Jaya Inuman 15 rakit, Desa Pulau Busuk Inuman 16 rakit dan Desa Pulau Panjang Inuman sebanyak 12 rakit PETI. 

DI Kecamatan Cerenti, ditemukan di Desa Tanjung Medan sebanyak 21 rakit, ⁠Desa Sikakak 29 rakit dan Desa Pulau Bayur 52 rakit PETI. "Semuanya ada 145 rakit PETI yang ditemukan personel gabungan. Semuanya kita musnahkan di lokasi dengan cara di bakar," tegas Hidayat Perdana. 

Baca Juga: Tak Lagi Buka Seleksi, Pemprov Riau Bersiap Terapkan Manajemen Talenta 

Sementara pelaku, tidak ditemukan di lokasi. Kemungkinan sudah meninggalkan lokasi saat tim turun. "Kegiatan operasi penertiban selesai pukul 18.30 WIB dengan situasi aman dan kondusif," ujarnya. 

Hidayat Perdana menyampaikan terimakasih kepada seluruh pasukan gabungan atas pelaksanaan kegiatan penertiban PETI hari ini. Dia berharap penertiban yang dilakukan mampu menjadi efek jera bagi para pelaku aktivitas PETI di Kuansing.

"Apabila aktivitas PETI di wilayah Kuansing kembali masif, tidak menutup kemungkinan kita akan dilakukan kegiatan penertiban sebagaimana yang telah dilakukan hari ini," tegas Hidayat Perdana.

Editor : Rinaldi
#sungai kuantan #polres kuansing #aktivitas peti