TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Ruas jalan Desa Beringin Taluk tepatnya depan Mandiri Taspen, sebelum simpang empat Desa Sawah, selalu kebanjiran saat hujan lebat. Genangan air itu merendam badan jalan dan menganggu pengendara yang melintas di ruas jalan itu. Kondisi itu menjadi keluhan warga setempat.
Melihat kondisi itu, Pemkab lewat Dinas PUPR Kabupaten Kuansing membangun drainase baru di ruas jalan yang menjadi sarana vital pelayanan masyarakat itu. Di lokasi, pembangunan drainase itu terlihat sudah mulai dikerjakan. Bahkan sudah mulai pengecoran dinding drainase.
"Iya sudah mulai dikerjakan. Bahkan sebagian sudah mulai di cor dan pasang rangka besi," kata Kepala Dinas PUPR Kuansing, Ade Fahrer Arip lewat Kabid Sumber Daya Air (ADA) Dinas PUPR Kuansing, Zulderi ST, Ahad (7/6/2026).
Menurut Zulderi, pembangunan drainase di titik itu sekitar 84 meter, lebar satu meter dan tinggi satu meter.. Mereka menargetkan sebelum helat MTQ Riau sudah tuntas dibangun.
Pembangunan drainase ini, menggunakan dana swakelola Dinas PUPR. Sebab dinilai mendesak untuk segera dibangun.
"Kami menilai kalau titik genangan air saat hujan di lokasi ini harus segera diatasi. Salah satunya dengan membangun drainase sekunder yang layak," ujar Zulderi.
Pembangunan drainase di ruas jalan Desa Beringin-simpang empat Desa Sawah itu, juga menjadi atensi langsung Bupati Kuansing H Suhardiman Amby. Ia langsung menginstruksikan pada Dinas PUPR untuk segera membangun drainase di lokasi itu sebelum MTQ di mulai dengan menggunakan dana swakelola.
Baca Juga: Mirra Andreeva Raih Grand Slam Pertamanya setelah Kalahkan Chwalinska di Final French Open
"Mudah-mudahan di area ini tidak lagi kebanjiran saat hujan lebat tiba. Dan warga pun merasa nyaman," sebut Zulderi.(dac)
Editor : Edwar Yaman