Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pembentukan BUMD Kuansing Masih Terkatung-katung, Pemkab Ganti Lagi Tim Studi Kelayakan

Desriandi Candra • Jumat, 19 Juni 2026 | 10:06 WIB
Wabup Kuansing H Muklisin. (Istimewa)
Wabup Kuansing H Muklisin. (Istimewa)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kuansing sampai sekarang masih terkatung-katung. Pemkab bahkan belum mampu menuntaskan kajian studi kelayakan sejak 2024 lalu. 

Bahkan sekarang, Pemkab Kuansing mengganti tim studi kelayakan pendirian BUMD Kuansing dari yang digawangi oleh tim Universitas Riau (Unri) ke tim Universitas Islam Riau (UIR). Penggantian tim kajian studi kelayakan itu, disampaikan oleh Wakil Bupati H Muklisin didampingi Asisten II Setda Kuansing Drs Napisman, usai paripurna di gedung DPRD, Kamis (18/6/2026). 

"Kajian rencana pembentukan BUMD masih berlanjut, hanya saja sekarang kita ganti tim studi kelayakan. Dari Unri ke UIR," kata Muklisin. Menurut Muklisin, penggantian tim studi kelayakan ini untuk menggesa pendirian BUMD Kuansing. 

Baca Juga: Aktivasi Akun dan Pemilihan Sekolah Ditutup Hari Ini

Pendirian BUMD ini bertujuan untuk menggali semua potensi pendapatan asli daerah (PAD). Sehingga PAD Kabupaten Kuansing nantinya bisa lebih maksimal untuk mendukung pembangunan berkelanjutan Kuansing. "Namun tahapannya harus kita lakukan dengan matang, tak perlu terburu-buru," kata Muklisin. 

Ini pun dikatakan Asisten II Setda Kuansing, Drs Napisman, pembentukan BUMD memiliki proses yang panjang. Ditambah lagi, banyak daerah yang miliki BUMD justru tidak berjalan maksimal dan membebankan daerah. 

Tetapi Pemkab menatgetkan di tahun 2026 ini, kajian studi kelayakan bersama tim UIR bisa tuntas. "Kalau ini tuntas, baru kita sampaikan ke DPRD. Lalu ke Kemendagri dan proses lainnya. Jadi memang panjang alurnya," papar Napisman. 

Baca Juga: Abrasi Kembali Terjang 20 Bangunan di Kuala Enok

Pendirian BUMD juga harus menyertakan modal daerah. "Intinya, rencana pendirian BUMD ini berproses," ujar Napisman lagi. 

Dirancangan pembentukan BUMD ini, Pemkab pada usaha sektor pertanian, perkebunan, dan jasa yang di antaranya tentang pengelolaan wisma Kuansing. Sehingga nantinya potensinya bisa maksimal. 

Editor : Rinaldi
#BUMD Kuansing #ganti tim #studi kelayakan