TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Cabang-cabang lomba MTQ Riau di Telukkuantan, Kabupaten Kuansing masih berlangsung, Senin (29/6). Cabang Lomba Kaligrafi yang dipusatkan di gedung Abdul Rauf Teluk Kuantan, juga masih berlangsung.
Di cabang lomba Kaligrafi ini, mempertandingkan 10 golongan. Yakni golongan Naskah Putri, Naskah Putra, Kontemporer Putri, Kontemporer Putra, Hiasan Mushaf Putra, Hiasan Mushaf Putri, Dekorasi Putra, Dekorasi Putri, Digital Putra dan Digital Putri.
“Iya. Di cabang lomba Kaligrafi, ada 10 golongan yang dilombakan,” kata Hakim Waktu Zulfikar Ali menjawab Riau Pos di gedung Abdul Rauf, Telukkuantan.
Menurut Zulfikar Ali, hari ini merupakan hari kedua pelaksanaan.cabang lomba Kaligrafi dengan tahap penyisihan. Pertandingkan dilangsungkan selama delapan jam, dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.
Pada Ahad lalu, golongan yang dipertandingkan adalah untuk golongan naskah dan kontemporer. Sedang untuk hari Senin dilangsungka golongan Hiasan Mushaf, Dekorasi, dan Digital.
Baca Juga: Cabang Tilawah di Kawasan Astaqa Utama MTQ Riau Sesak Pengunjung
Untuk golongan Naskah, wajib ditulis dengan jenis Hat Nashri. Naskah Pilihan, peserta menulis empat jenis huruf selain Nashri. Dipilih berdasarkan undian dengan bahan dari karton. Sedangkan untuk Kontemporer, bahan untuk menulis Kaligrafi dari kampas ukuran 80x60 cm.
Sementara itu, Koordinator Pertandingan Cabang Lomba MTQ Riau H Suhelmon MA mengatakan, hingga hari ini pelaksanaan lomba cabang-cabang masing berlangsung. “Pertandingan cabang-cabang lomba masih berlangsung. Sejauh ini aman dan tidak ada kendala,” ujar Suhelmon.
Menurut Suhelmon, satu cabang lomba, yakni Fahmil Qur’an sudah selesai babak penyisihan dan yang masuk final. Tim final Fahmil Qur’an Putri, berasal dari Bengkalis, Kuansing dan Rohil. Sedangkan tim final Fahmil Qur’an Putra terdiri dari Bengkalis, Rohul dan Kampar. “Dan beberapa cabang lomba, akan diumumkan pengumumkan finalnya malam ini di Astaka Utama,” ujar Suhelmon.
Fahmil Quran Putri Rohil Tembus Final
Cabang perlombaan Fahmil Quran golongan Putri dari Rokan Hilir (Rohil) berhasil masuk babak final setelah tampil mengesankan pada babak penyisihan pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuansing.
Pada babak penyisihan tersebut tim Fahmil Quran Putri Kafilah Rohil berhasil mengumpulkan nilai tertinggi yakni 975 poin. Unggul atas sejumlah daerah lain yang turut bersaing di grup yang sama.
Hasil perolehan nilai babak penyisihan yakni Rohil 975 poin, Indragiri Hulu 395, Kabupaten Rokan Hulu 285, dan Kabupaten Pelalawan 380. Dengan hasil tersebut, cabang Fahmil Quran Putri memastikan langkah menuju babak final bersama peserta dari daerah lain yang juga memiliki nilai tertinggi di grup penyisihan lainnya.
Wakil Ketua Kafilah Rohil Zakifri SHI menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas hasil yang berhasil diraih tim Fahmil Putri. Menurutnya, cabang Fahmil memiliki karakter perlombaan yang berbeda karena hasil penilaian dapat langsung terlihat saat peserta selesai tampil. Sehingga memberikan gambaran awal mengenai peluang menuju babak berikutnya.
Baca Juga: Pagi Ini Rumah Dinas Bupati, Wabup dan Sekda Kuansing Sepi
“Alhamdulillah anak-anak untuk cabang fahmi golongan putri berhasil masuk final,” kata Zakifri, Senin (29/6). Menurutnya keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh Kafilah Rohil karena mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain yang juga menurunkan peserta terbaiknya.
Ia menilai keberhasilan melangkah ke babak final merupakan hasil dari proses panjang yang telah dijalani para peserta, mulai dari pembinaan, latihan, hingga kesiapan mental saat tampil di arena lomba.
“Mudah-mudahan nanti anak-anak diberi Allah kesehatan dan bisa mempersiapkan diri dengan baik menghadapi final,” kata Ketua LPTQ Rohil ini.
Meski telah memastikan satu tiket final melalui cabang Fahmil Quran Putri, tambahnya Kafilah Rohil tetap menaruh harapan besar pada cabang-cabang perlombaan lainnya yang masih menjalani tahapan penilaian.
Kafilah Kampar Turunkan 28 Peserta
Kafilah Kabupaten Kampar menurunkan 28 peserta pada hari kedua Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (29/6). Para peserta akan berlaga pada berbagai cabang dan golongan perlombaan yang digelar di sejumlah arena pertandingan.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kampar, Erman Ghani, mengatakan seluruh peserta yang dijadwalkan tampil, telah siap mengikuti perlombaan dan memberikan penampilan terbaik untuk mengharumkan nama daerah.
“Sebanyak 28 peserta dari Kafilah Kampar tampil pada berbagai cabang perlombaan. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih hasil yang membanggakan,” ujarnya.
Peserta yang tampil berasal dari berbagai cabang lomba, mulai dari tartil, tilawah, qiraat, hafalan Al-Quran, tafsir, kaligrafi, fahmil Quran hingga musabaqah hafalan hadis. Seluruh peserta akan bersaing dengan perwakilan kabupaten dan kota se-Provinsi Riau untuk memperebutkan prestasi terbaik pada masing-masing golongan.
Erman Ghani berharap seluruh peserta dapat menjaga fokus, kesehatan dan kepercayaan diri selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, persiapan yang telah dilakukan diharapkan mampu menjadi modal bagi peserta untuk tampil maksimal di arena MTQ.
Baca Juga: KPK Operasi di Kuansing
Stand Bazar Dikunjungi Menag
Stand bazar dan pameran Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ditinjau langsung oleh Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA didampingi oleh Penjabat (Pj) Gubernur Riau SF Hariyanto dalam rangkaian pembukaan bazar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (27/6) lalu.
Sejak itu pula, stand bazar Kabupaten Inhu ramai dikunjungi warga selama berlangsungnya MTQ ke 44 tingkat Provinsi Riau. Bahkan, produk UMKM yang menjadi incaran pengunjung dan laris terjual.
Sementara bangunan stand Kabupaten Inhu menampilkan replika bangunan Islamic Center yang merupakan perwujudan nyata dari janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati.
Menariknya, desain modern Islami tersebut dipadukan secara harmonis dengan arsitektur rumah Adat Suku Anak Talang Mamak, tanpa sedikit pun meninggalkan ornamen budaya Melayu yang anggun dan melekat erat di sepanjang dinding dan atap bangunan menggunakan anyaman daun rumbia.
“Banyak produk UMKM yang sudah habis terjual dan dikirimkan lagi dari Kabupaten Inhu ke Kabupaten Kuansing,” ujar Cindy Astrid Ferare, salah seorang staf Disperindagkop UKM Kabupaten Inhu yang berada di stand bazar MTQ ke 44 tingkat Provinsi Riau saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (29/6).
Dijelaskannya, untuk produk UMKM asal Kabupaten Inhu yang banyak diminati pengunjung yakni kue bawang asal Kota Rengat. Selanjutnya, nenas madu dan dodol bebas asal Desa Sukajadi Kecamatan Kuala Cenaku. Kemudian, Bepang mie hun asal Kecamatan Batang Peranap. Kue Lanting dari Air Molek Kecamatan Pasir Penyu. “Produk UMKM tersebut merupakan binaan Disperindagkop UKM dan Dekranasda Inhu,” ungkapnya.
Selain itu sambungnya, batik asli Kabupaten Inhu juga banyak yang melirik dan membelinya. Batik tersebut layak dilirik dan dibeli lantaran mutu kain dan coraknya tidak diragukan lagi. “Produk lainnya seperti tas dan pernak-pernik lainnya juga tersedia dan tentunya sesuai selera dan kekinian,” sebutnya.
Rohul Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Riau ke XLV
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) mulai memantapkan langkah menyambut amanah sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2027 mendatang.
Belajar dari kesuksesan penyelenggaraan MTQ ke-XLIV di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rohul bertekad menghadirkan perhelatan yang lebih megah, tertata dan sukses ujir prestasi. MTQ XLV nantinya tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi diharapkan menjadi momentum untuk mempromosikan potensi pariwisata, budaya serta kearifan lokal Kabupaten Rokan Hulu yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Suluk.
Optimis tersebut bukan tanpa alasan. Kabupaten Rokan Hulu pernah mencatat sejarah sebagai tuan rumah yang tersukses sepanjang helat MTQ tingkat Provinsi Riau ke-XXXII Tahun 2013 di Pasirpengaraian.
Pengalaman itu menjadi modal berharga bagi pemerintah daerah untuk kembali menggelar MTQ dengan kualitas penyelenggaraan yang lebih baik, baik dari sisi pelayanan, fasilitas, maupun kemeriahan acara.
Bupati Rohul Anton ST MM kepada Riau Pos, Senin (29/6), menegaskan penunjukan Rohul sebagai tuan rumah MTQ XLV tingkat Provinsi Riau Tahun 2027 mendatang, suatu kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dipersiapkan secara maksimal.
Menurutnya, Pemkab Rohul pada tahun ini, telah mulai melakukan berbagaipersiapan awal, mulai dari pemetaan kebutuhan infrastruktur, kesiapan sarana dan prasarana hingga penyusunan konsep pelaksanaan agar MTQ XLV dapat berlangsung sukses dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh tamu serta kafilah dari kabupaten/kota se-Riau di tahun mendatang.(dac/fad/kom/kas/epp)
Editor : Arif Oktafian