PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menyebut ia dan Wakil bupati (Wabup) Kuansing Mukhlisin telah berkoordinasi pada Rabu (1/7/2026). Komunikasi dengan Wabup tersebut untuk berkoordinasi setelah adanya kegiatan penindakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuansing.
“Tadi saya sudah menghubungi Wakil Bupati Kuansing. Saya pesan agar tetap menjaga roda pemerintahan berjalan dan tetap laksanakan MTQ,” kata Plt Gubri.
Terkait penunjukan Plt Bupati Kuansing, Plt Gubri masih menunggu surat resmi terkait penetapan tersangka dari KPK. Nantinya pihaknya akan segera memproses untuk penunjukan Plt tersebut.
“Untuk Plt nya kita tunggu dulu ya,” sebutnya.
Untuk diketahui, Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby akhirnya tampil di hadapan publik dengan mengenakan rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (1/7/2026).
Suhardiman keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekira pukul 15.40 WIB bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Zulkarnain dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC) Ardiles usai menjalani pemeriksaan intensif.
Baca Juga: PSPS Pertahankan Vieri Donny dan Ilham Syafri, Latihan Perdana Digelar Pekan Kedua Juli
Suhardiman mengenakan rompi tahanan bernomor 161. Di dibelakangnya berjalan Zulkarnain dengan rompi bernomor 167 diikuti Ardiles yang mengenakan rompi bernomor 166.
Ketiganya tampak berjalan beriringan di bawah pengawalan ketat petugas KPK menuju mobil tahanan yang telah menunggu di lobi depan Gedung Merah Putih. (sol)
Editor : M. Erizal