TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Antrean kendaraan mengular lagi di SPBU. Pemandangan ini rata terlihat di SPBU dalam Kota Teluk Kuantan, Kamis (16/7/2026). Yakni di SPBU Sungai Jering, SPBU Sitorajo Kari dan SPBU Kebun Nenas, Kecamatan Kuantan Tengah.
Antrean kendaraan sudah terlihat mengular sejak pagi hingga pukul 13.30 WIB. Pengendara terlihat masih menunggu antre untuk mendapat BBM. Rata-rata kendaraan yang mengantre berbahan bakar Solar dan Pertalite.
Di SPBU 14.293.640 Sungai Jering Teluk Kuantan, antrean kendaraan terpaksa dari dua arah. Dari arah Teluk Kuantan, antrean kendaraan hingga ke bengkolan Jalan H Halim. Sedangkan dari arah Pekanbaru yang dominan truk, mengantre hingga klenteng warga Tionghua.
Baca Juga: 33 Sekolah di Meranti Direvitalisasi, Disdikbud Optimistis Jumlahnya Bakal Bertambah
Antrean kendaraan ini, juga membuat penyempitan badan jalan. Sehingga kendraaan yang melintas harus berhati-hati dan mengurangi kecepatan.
Di SPBU 14.295.678 Kebun Nenas Kecamatan Kuantan Tengah, juga sudah berlangsung dari pagi. Kendraan truk mengantre hingga depan kampus Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks). Sedangkan dari arah Teluk Kuantan, sekitar 100 meter dari SPBU yang ada di ruas jalan lintas itu.
Menurut Masran, salah seorang pengelola SPBU Sungai Jering dan SPBU Sitorajo, antrean ini sudah terjadi sejak hari Ahad kemaren. Dari pasokan BBM yang masuk, jenis Solar dan Pertalite, rata-rata 16.000 KL. Sementara permintaan mereka per hari 24.000 KL ke Pertamina.
Masran pun heran, mengapa antrean kendaraan kembali panjang beberapa hari ini. Padahal, BBM masuk keduanya di SPBU Sungai Jering maupun Sitorajo. "Dan informasinya, di SPBU lain BBM juga masuk meski rata-rata pasokan yang dikirim 16.000 KL," ujar Masran yang dihubungi.
Terkait dengan itu, Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing Drs Masnur MM didampingi Kabid Perindustrian Saprialis SSos, mengatakan dari data yang mereka terima untuk stok BBM masuk seperti biasa di setiap SPBU.
Di SPBU Cerenti, BBM Pertalite masuk 16.000 KL dan Solar 16.000. SPBU Koto Baru, Perlalite 16 000 KL dan Solar 24.000 KL. Kemudian, SPBU Pangean, Pertalite 16.000 KL dan Solar 16.000 KL. SPBU Sungai Jering, Pertalite 16.000 KL dan Solar 16.000 KL. SPBU Sitorajo Kari, Pertalite 16.000 KL dan Solar 24.000 KL. SPBU Gunung, Perlalite 8.000 KL dan Solar 8.000 KL.
Baca Juga: Empat Terdakwa TPPO Dengarkan Dakwaan JPU dalam Sidang Perdana di PN Bengkalis
SPBU Kebun Nenas, Pertalite 16.000 KL dan Solar 32.000 KL. SPBU Logas, Pertalit 16 000 KL dan Solar 32 .000 KL. "Total BBM yang masuk hari ini, Kamis (16/7/2026) ke SPBU yang ada di Kuansing, Perlatile 120.000 KL dan Solar 144.000 KL," kata Saprialis.
Soal terjadinya antrean panjang kendaraan rata-rata di SPBU, Dinas Kopdagrin, sebut Saprialis, belum tau apa yang menjadi penyebab. Sebab, dari stok masuk ke semua SPBU dan pantauan mereka menggunakan sistem barcode my pertamina dalam pengisian.
Editor : Rinaldi