
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Pemkab Kuansing lewat Dinas Kopdagrin, Senin (20/7/2026) meminta penambahan kuota BBM ke Pertamina untuk wilayah Kabupaten Kuansing.
Permintaan penambahan kuota BBM khususnya pertalite dan solar itu, melihat antrean panjang kendaraan di semua SPBU di Kuansing yang sudah sepekan ini.
"Dan hari ini sudah direalisasikan oleh Pertamina depot Pekanbaru," kata Kadis Kopdagrin Kuansing Drs Masnur MM lewat Kabid Perindustrian Saprialis SSos, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Seri Bagansiapiapi Dimulai Besok
Terhitung hari ini, Selasa (21/7/2026) kata Saprialis, kuota BBM Kuansing jenis Pertalite dari 120 KL menjadi pertalite 152 KL atau bertambah 32 KL. Lalu bio solar dari 144 KL menjadi 152 KL atau bertambah 8 KL.
Penambahan kuota BBM itu menyebar ke semua SPBU di Kuansing. Masing-masing, SPBU PT Raditia Putra Abadi No. 13.295.609 Logas Hilir, pertalite 24 KL dan solar 24 KL.
SPBU PT Cerenti Jaya No. 14295698, pertalite 16 KL dan solar 16 KL. SPBU PT Kuantan No. 142956126, pertalite 24 KL dan solar 16 KL. SPBU PT Amanan Insan Mulya No. 14.293.640 Sungai Kering, pertalite 16 KL dan solar 16 KL.
Baca Juga: Penurunan TKD, Inhu Belum Bisa Bayarkan Gaji Ke-13
SPBU PT Amanan Insan Mulya No. 14.293.644 Sitorajo 24 KL dan pertalite 16 KL. SPBU PT Rawang Pengke No 14.295.678 Kebun Nenas pertalite 16 KL dan solar 24 KL. SPBU PT Zam-Zam Kuantan Pratama No. 13.295.629 Koto Gunung, pertalite 16 KL dan solar 24 KL. SPBU No. 14.293.637 Koto Baru, pertalite 16 KL dan solar 16 KL.
"Ini rinciannya. Dan kita akan pantau perkembangan di lapangan. Kalau tetap terjadi antrean sementara stok sudah mencukupi, kemungkinan ada indikasi lain. Dan kami akan pantau dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ujar Saprialis. (dac)
Editor : M. Erizal