Soal Pembangunan Lapas Kelas IIB Kuansing yang Ditunda, Anggota DPR RI Mafirion Sebut Dampak Efisiensi APBN, Siap Kawal Anggaran

Desriandi Candra • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 16:47 WIB
Anggota DPR RI H Mafirion menerima kunjungan Plt Bupati Kuansing H Muklisin dan rombongan, Selasa (21/7/2026). Foto Tim Mafirion
Anggota DPR RI H Mafirion menerima kunjungan Plt Bupati Kuansing H Muklisin dan rombongan, Selasa (21/7/2026). Foto Tim Mafirion

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Pembangunan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan yang semula direncanakan dimulai pada 2026, ternyata terpaksa ditunda. Penundaan itu disebut dampak dari efisiensi APBN 2026.

"Iya benar. Rencana pembangunan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan ditunda tahun ini. Ini dampak efisiensi APBN yang terjadi luar biasa," sebut anggota DPR RI Komisi XIII dari Dapil Riau, H Mafirion yang dihubungi Riaupos.co, Rabu (22/7/2026) siang. 

Mafirion mengatakan, sebagai anggota DPR RI dari Riau, dia sudah berupaya mengawal kegiatan pembangunan Lapas Kelas IIB di Teluk Kuantan Kabupaten Kuansing yang diusulkan Pemkab ke Kementerian Imipas. 

Baca Juga: Penyidik Kembalikan Berkas P19 Perkara Musim Mas ke Kejaksaan

Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan, menurutnya sudah tidak layak dan over kapasitas. Lapas yang seharusnya hanya ditempati 53 orang warga binaan, kini malah dipaksa harus digunakan untuk menampung 378 orang warga binaan. 

Bahkan dia sendiri, beberapa bulan lalu sudah melihat fakta itu langsung di lapangan. "Over kapasitasnya sudah 600 persen. Sehingga wajar untuk dibangun baru," ujarnya. 

Mafirion tak menapik, Selasa (21/7/2026) kemaren, Plt Bupati Kuansing H Muklisin juga datang mengunjunginya. Salah satu yang menjadi bahan diskusi dalam pertemuan itu, adalah soal pembangunan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan yang tertunda. 

Baca Juga: Warga Temukan Jenazah Pria Tergantung di Tepi Sungai Kubur Tembilahan, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Sebelum kedatangan Plt Bupati H Muklisin, Mafirion menyebutkan sudah menanyakan soal itu pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). "Pihak kementerian menyebutkan kalau kondisi ini sama se Indonesia. Akibat efisiensi anggaran APBN yang luar biasa, pembangunan Lapas di sejumlah daerah di Indonesia sementara di tunda," ujarnya. 

Rencananya, dalam waktu dekat, dia akan ke Kuansing untuk menemui Pemkab Kuansing dan pihak Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan. Salah satunya soal hibah lahan Pemkab untuk pembangunan Lapas pada Kementerian Imipas. 

Mafirion berjanji, sebagai anggota DPR RI dan sesuai kewenangannya akan mengawal kembali rencana pembangunan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan pada APBN 2027.

Baca Juga: Puluhan Lapak PKL di Kawasan Stadion Utama Riau Jalan Naga Sakti Ditertibkan

Sementara Kepala Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan, Arip Herdian yang ditemui sebelumnya sangat berharap, pembangunan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan bisa dibangun pada tahun 2027 mendatang. 

Editor : Rinaldi
lapas kuansing efisiensi apbn kawal anggaran anggota dpr ri